Penulis: Fahad Hasan

Sudah Jatuh tertimpa Tangga, Taspen belum Membayar Klaim Asuransi Kematian?

BataraNews.com-Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981, PT.Taspen (Persero) mengelola program Tabungan Hari Tua (THT). Program THT ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan keluarganya dengan memberikan jaminan keuangan pada waktu mencapai usia pensiun atau bagi ahli warisnya pada saat peserta meninggal dunia sebelum usia pensiun. Peserta Program THT adalah PNS Pusat dan Daerah Otonom (PNSP dan PNSDO) yang berkewajiban membayar iuran sebesar 3,25% dari penghasilan sebulan. Program THT terdiri dari asuransi  dwiguna dan asuransi kematian. Asuransi Dwiguna adalah asuransi yang dikaitkan dengan usia pensiun ditambah dengan asuransi kematian. Asuransi Dwiguna memberikan manfaat yaitu memberikan jumlah...

Read More

Inil Dahulunya, Gaji dan Fasilitas Direksi PT Asuransi Jiwasraya, Fantastis!

BataraNews.com-PT Asuransi Jiwasraya adalah perusahaan asuransi jiwa milik negara, atau yang lebih trend disebut sebagai perusahaan plat merah yang bergerak di bidang asuransi jiwa, dengan lingkup proteksi jiwa, pensiun, dan kesehatan. Sesuai dengan data yang diperoleh Tim Investigator KA, bahwa pada bulan September 2017, jumlah pendapatan PT. Asuransi Jiwasraya adalah sebesar Rp 16,4 triliun. Tetapi, jumlah total beban pengeluaran bisa sampai sebesar Rp 15,5 triliun. Sehingga laba bersih di bulan September 2017, hanya sebesar Rp 833.4 miliar. Meskipun pendapatan perusahaan cukup tinggi, sampai puluhan triliun rupiah., tapi ternyata laba bersih hanya sekitar miliran rupiah saja. Hal ini menandakan bahwa...

Read More

Pembobolan Kredit di Bank Mandiri, Negara Merugi senilai Rp1,83 T

BataraNews.com-Kronologis kejadiannya bermula ketika salah satu Direktur PT Tirta Amarta Bottling Company (TAB) pada tanggal 15 Januari 2015 lalu mengajukan perpanjangan dan penambahan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) sebesar Rp 880,60 miliar ke Bank Mandiri. Tak lama kemudian PT TAB mengajukan lagi penambahan fasilitas Kredit Investasi (KI) sebesar Rp 250 miliar selama 72 bulan. Namun, dari informasi yang beredar, dalam dokumen permohonan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit diduga telah terjadi penggelembungan data aset PT TAB. Hasilnya, nota analisis pemutus kredit menyatakan kondisi keuangan PT TAB mengalami perkembangan dan bisa memperoleh perpanjangan tersebut dan tambahan fasilitas kredit. Ditambah, PT TAB...

Read More

Aroma Korupsi di Tubuh Bank Sumselbabel sangat Kental?

BataraNews.com-Resiko kredit dan pembiayaan terhadap simpanan (LDR) Bank Sumsel-Babel pada tahun 2017 sebesar 88,92% atau mendekati titik kritis 92% berdasarkan peraturan Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal 1 Agustus 2016. Hal ini dinyatakan oleh auditor negara di dalam LHP No. 59 tahun 2017, yang terkait dengan beberapa dokumen kredit tidak ditemukan. Yaitu perjanjian Cessie antara debitur dan Bank Sumsel Babel kemudian Berita Acara Serah Terima (BAST) yang menyatakan fisik pekerjaan yang dilaksanakan oleh debitur telah selesai dilaksanakan dan bukti pembayaran dari Bowheer kepada debitur. Selanjutnya juga dinyatakan, operasional PT Bank Sumsel Babel Tahun 2016 dan Semester I 2017 dapat...

Read More

Utang Pajak PT Waskita Melonjak Menjadi Rp1 T

BataraNews.com-September 2017, utang pajak PT Waskita Karya melonjak naik. Hanya dalam waktu 9 bulan, utang pajak hampir mencapai sebesar Rp 1 triliun. Diketahui, utang pajak Waskita Karya yang hampir satu triliun tersebut berasal dari pasal 4 (2) – Final sebesar Rp 732,1 miliar dan pasal 29 sebesar Rp 271,3 miliar. Lalu, pajak pertambangan nilai sebesar Rp 91,7 miliar dan pajak final konstruksi sebesar Rp 60,2 miliar. Padahal, dari dokumen yang diterima Tim Investigator KA menunjukkan bahwa pada 31 Desember 2016, utang pajak PT Waskita Karya hanya sebesar Rp409.814.781.584. Tetapi, pada 30 September 2017 tiba-tiba sudah menjadi sebesar Rp1.198.081.002.353. Jadi,...

Read More