Wabah PMK Jelang Iduladha, Mobilisasi Hewan Kurban Dibatasi

25 Jun 2022, 20:09:54 WIBEkonomi
Wabah PMK Jelang Iduladha, Mobilisasi Hewan Kurban Dibatasi

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak telah menyebar ke 19 provinsi di Indonesia. Satgas Penanganan PMK yang baru dibentuk langsung bergerak cepat untuk mencegah penyebaran PMK semakin meluas, apalagi tidak lama lagi akan memasuki Hari Raya Iduladha.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan PMK Suharyanto mengungkapkan, untuk lalu lintas hewan kurban guna kebutuhan Iduladha, apabila kebutuhan hewan kurban tidak bisa terpenuhi di suatu daerah, tidak perlu memobilisasi hewan ternak antardaerah.

Presiden juga telah memberi arahan agar dilakukan lockdown di tingkat kecamatan apabila 50% kecamatan dari suatu provinsi tersebut terinfeksi atau zona merah. Artinya tidak boleh ada pergerakan hewan dari satu titik ke titik lain.

Baca Lainnya :

“Ini memang tidak mudah memberikan penjelasan kepada masyarakat, tetapi ini sudah keputusan pemimpin negara, sehingga mohon masing-masing daerah mengikuti kebijakan ini,” kata Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan wabah PMK, Jumat (24/62022).

Untuk itu, perlu dipastikan pembentukan posko di lintas daerah, jembatan timbang, pelabuhan laut dan udara, posko desa serta personel yang bertugas. Ia juga meminta posko PPKM mikro yang selama ini sudah ada diaktifkan kembali untuk pelaporan data, optimalisasi surveilans, testing dan karantina. Anggaran dari daerah didukung pusat untuk vaksinasi dan testing.

“Komunikasi publik harus dilakukan secara masif terkait lalu lintas momentum Iduladha, edukasi masyarakat, dan antisipasi daerah yang masih bebas PMK. Harga daging juga akan dimonitor, baik oleh satgas pusat maupun daerah, sehingga pelaksanaan kegiatan penanganan PMK tidak menimbulkan kepanikan dan kelangkaan,” ujar Suharyanto.



Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook