Viral Beli Saham Pakai Utang

18 Jan 2021, 11:42:07 WIB Ekonomi
Viral Beli Saham Pakai Utang

Cuplikan gambar tersebut diunggah di twitter oleh pemilik akun, @desmondwira. Sembari mengunggah cuplikan gambar keluhan nasabah tersebut, ia mengingatkan masyarakat tidak membeli saham menggunakan utang, meskipun saat ini kinerja pasar saham menguat.

"Market lagi naik terus. Apapun yang terjadi jangan berutang untuk beli saham, jangan pakai margin berlebihan, jangan pakai dana darurat," tulisnya.

Unggahan tersebut menuai banyak komentar dari para warganet. Pemilik akun @RatihPR_ mengaku sepakat terhadap saran tersebut. Menurutnya, masyarakat tidak boleh gegabah saat hendak menaruh uang di saham.

"Mentang-mentang artis sama influencer lagi banyak ngomongin saham, jangan terus gegabah jadi membeli saham. Investasi bukan cuma di saham. Kalau duitnya masih minim sih RDPU saja dulu. Konsepnya kan 'high risk high return'," tulisnya.

Sementara itu, pemilik akun @dikpangestu mengamini jika investasi saham hendaknya berbekal ilmu, bukan spekulasi.

"Hindari spekulasi, gunakan analisa, terapkan money management, siapkan plan, berani cut loss," ucapnya.

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee melarang masyarakat berinvestasi di pasar saham menggunakan utang. Pasalnya, investasi di saham merupakan investasi jangka panjang dan penuh ketidakpastian. Dalam arti, harga saham bisa naik dan turun dalam waktu singkat.

"Kalau kita menggunakan utang sangat berisiko sekali investasi kita belum naik, tapi kita harus membayar bunga. Kalau ini yang terjadi tentu akan memberatkan bagi orang yang melakukan investasi tersebut," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Ia menjelaskan investasi menggunakan utang cenderung merugi. Pasalnya, nasabah terkait harus membayar bunga utang secara rutin, sehingga terpaksa menjual sahamnya untuk membayar bunga tersebut.

"Ternyata waktu kita jual investasinya rugi, sehingga kita kena double kerugian," tuturnya.

Karenanya, ia menyarankan investasi di saham menggunakan uang menganggur. Dalam arti, uang tersebut merupakan sisa setelah nasabah memenuhi kebutuhan pokok dan kewajiban jangka pendeknya.

"Jadi uang sisa dari kebutuhan pokok dan dana-dana yang memang dibutuhkan dalam waktu pendek sudah semua, kemudian dana itu tidak dipakai dalam jangka pendek," jelasnya.[SB]



<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.589.359
    Sembuh : 1.438.254
    Meninggal : 43.073
    Dirawat : 108.032

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf