Tips Pilih Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

18 Jun 2022, 20:21:45 WIBTeknologi
Tips Pilih Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

Direktur Pusat Kajian Halal Fakultas Peternakan UGM Nanung Danar Dono mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli hewan ternak menjelang Idul Adha pada 9 Juli mendatang. Imbauan tersebut disampaikan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sedang merebak di tanah air.

"PMK ini tidak ditularkan ke manusia atau bukan penyakit zoonosis sehingga daging dan susu aman dikonsumsi. Namun, penyakit ini menular antarternak dengan sangat cepat sehingga masyarakat perlu berhati-hati," katanya seperti dilansir di laman resmi UGM pada Selasa, 14 Juni 2022.

Untuk mendapat hewan ternak yang sehat, Nanung mengatakan upayakan membeli hewan kurban di tempat pedagang besar. Alasannya, kata dia, karena pedagang yang memiliki banyak hewan ternak akan menjaga kesehatan ternak-ternaknya agar tak tertular penyakit. "Mereka akan sangat menjaga kesehatan ternak-ternaknya agar tidak sampai tertular penyakit karena kalau tidak akan mengakibatkan kerugian yang cukup besar," terangnya.

Baca Lainnya :

Lalu, kata dia, usahakan membeli hewan kurban pada pedagang yang mau memberikan jaminan atau garansi pada ternak yang diperjualbelikan. Apabila ternak yang dibeli nantinya menunjukkan gejala sakit, mereka bersedia untuk mengganti dengan ternak lain yang sehat.

Selain itu, Nanung mengatakan ketika membeli hewan ternak sebaiknya dilakukan mendekati hari raya kurban atau Idul Adha. Hal tersebut untuk meminimalisir risiko hewan kurban tertular penyakit. Dia juga mengingatkan agar tak lupa pula memastikan dan mengecek kondisi ternak.

Hal itu dapat dilakukan tak hanya memastikan adanya surat keterangan kesehatan hewan saja, melainkan juga memastikan hewan tidak bergejala dan lingkungan sekitar tidak ada wabah PMK. "Hindari untuk survei ternak dengan melakukan kunjungan dari kandang ke kandang karena berpotensi memperluas penularan PMK," kata dosen Fakuktas Peternakan UGM ini.

Penularan PMK pada ternak dapat terjadi melalui kontak langsung antar ternak, kandang bersama, lalu lintas hewan tertular, kendaraan angkutan, udara, air, pakan atau minum, feses ternak terjangkit, serta produk maupun orang yang terkontaminasi virus PMK.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook