Syafril Sebut Pemerintah Lambat dan Abai Dalam atasi Penanganan Covid-19

12 Apr 2020, 09:32:51 WIB Politik
Syafril Sebut Pemerintah Lambat dan Abai Dalam atasi Penanganan Covid-19

“Pemerintah Pusat abai membiarkan tetap masuk Lalu lintas antar Provinsi, padahal mengetahui secara persis lonjakan kasus Covid-19 di Jabodetabek sudah demikian rupa meningkat hari kehari, UU PSBB yang juga sangat longgar baru keluar sebulan setelah kasus diketahui, itupun Karena desakan dan beberapa daerah melakukan lockdown sendiri-sendiri,” tegasnya. 

Dia menyebutkan,  bahwa saatnya rakyat Indonesia  meminta pertanggung jawaban Presiden dan jajaran atas kelalaian dan kinerja buruk mengatasi pandemi Covid-19 dari Wuhan China. MPR RI seharusnya sudah harus menjalankan fungsinya.

Selain itu, alasan semua negara di dunia terkena wabah memang benar, hanya karena abai, lamban, dan keterlambatan antisipasi,  penyebaran menjadi luas tidak terkontrol keseluruh provinsi di Indonesia jelas tidak bisa ditolerir.

Karena Tracing sudah sangat sulit dilakukan, cluster semakin banyak, pintu masuk bandara dan pelabuhan terbuka, Kota dan Kabupaten terbuka. 

Bahkan, kewenangan pemerintah pusat dalam melakukan perang terhadap wabah dan darurat kesehatan. Malah mau dilencengkan untuk menjaga kekuasaan dengan rencana Darurat Sipil dan Edaran Kapolri untuk menindak “penghina” Presiden dan Pejabat Negara. 

“Kebijakan tidak bertujuan melindungi rakyat sesuai UUD akan tetapi malah melindungi Pejabat. Seharusnya para Pejabat malu sudah abai melindungi rakyatnya, jika di luar Negeri Pejabat seperti ini sudah mengundurkan diri,” paparnya (Panjaitan). 


[sumber berita]



<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

  • Positif Corona hingga hari ini : 121.226 kasus, Meninggal: 5.593, Sembuh : 77.557

    🕔08 Agu 2020

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG