Soal WNI ABK Kapal Cina, Fadli Zon: Pemerintah Indonesia Harus Tuntut China

08 Mei 2020, 05:50:59 WIB Politik
Soal WNI ABK Kapal Cina, Fadli Zon: Pemerintah Indonesia Harus Tuntut China

Terungkapnya kasus perbudakan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) ikan China menjadi perbincangan publik.

Kasus ini mencuat setelah media Korea Selatan, MBC yang disiarkan pada Selasa 5 Mei 2020. Dalam laporannya, MBC menyebut ABK di atas kapal tersebut harus bekerja 18 jam sehari.

Baca Lainnya :

MBC juga menyoroti jenazah ABK WNI yang dilempar atau dilarung ke laut. Belakangan diketahui sebelumnya ada dua WNI lainnya yang dilarung ke laut.Peristiwa itu terjadi di perairan Selandia Baru. (Baca juga: Video: WNI Kerja Bak Budak di Kapal China, Meninggal Dibuang di Laut)

Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan sejumlah pihak di Tanah Air. Desakan agar Pemerintah Indonesia menyikapi kasus ini pun bermunculan. Salah satunya dari anggota DPR Fadli Zon.

Fadli meminta agar Pemerintah Indonesia melakukan investigasi atas persoalan ini. Jika ternyata informasi yang disampaikan MBC benar, Indonesia harus bersikap tegas.

Menurut Fadli, praktik perbudakan jelas merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM)."Ini harus diusut dan investigasi. Kalau benar berita MBC maka negara harus menuntut pihak China. Selain praktik perbudakan, apa yg dilakukan terhadap ABK Indonesia jelas pelanggaran HAM dan penghinaan terhadap rakyat Indonesia. Kita bukan budak China!," tulis Fadli melalui akun Twitternya, @fadliZon, Kamis (7/5/2020).

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 516.753
    Sembuh : 433.649
    Meninggal : 16.352
    Dirawat : 66.752

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia