Sejarah Etnis Muslim Uighur yang Jadi Sasaran Persekusi China

22 Apr 2022, 15:24:40 WIBInternasional
Sejarah Etnis Muslim Uighur yang Jadi Sasaran Persekusi China

Etnis muslim Uighur disebut kerap menjadi korban persekusi pemerintah China. Berbagai kesaksian menunjukkan bahwa kaum ini seringkali menjadi korban penangkapan dan pemukulan.

Seorang mantan detektif Negeri Tirai Bambu, yang menggunakan nama samaran Jiang, mengakui bahwa aparat kepolisian sering menangkap masyarakat Uighur dan memukuli mereka.

"Tendang mereka, pukul mereka [hingga] mereka terluka dan bengkak. Hingga mereka berlutut di lantai sambil menangis," cerita Jiang kepada CNN pada Oktober 2021.

Tak hanya itu, seorang perempuan Uighur juga dikabarkan ditangkap karena mengajarkan Islam dan menyimpan salinan Al-Quran pada Januari lalu.

Baca Lainnya :

Sang perempuan, Hasiyet Ehmet, kemudian dijatuhi hukuman 14 tahun penjara, dikutip dari Radio Free Asia.

Sebagaimana dilansir CFR, beberapa pejabat China khawatir Muslim Uighur mengemban nilai ekstremis dan separatis. Ini membuat pemerintah China disebut membangun kamp-kamp di Xinjiang untuk 'menghapus ancaman' atas kedaulatan China.

Bahkan, Presiden Xi Jinping sempat mewanti-wanti racun dari ekstremisme agama dan mendukung 'kediktatoran' untuk menghapuskan 'ekstremis' Islam di China. Bagi pemerintah China, kaum itu dipandang sebagai teroris atau simpatisan teroris.

Etnis Uighur merupakan salah satu kelompok yang berbicara bahasa Turki di pedalaman Asia. Kebanyakan dari mereka tinggal di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook