Sederet Suap Eks Pejabat Jiwasraya yang Buat Negara Rugi hingga Rp 16 T

24 Sep 2020, 01:24:29 WIB Ekonomi
Sederet Suap Eks Pejabat Jiwasraya yang Buat Negara Rugi hingga Rp 16 T

Tiga mantan petinggi PT Asuransi Jiwasraya (PT AJS) dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman penjara seumur hidup hingga 20 tahun penjara. Korupsi dari ketiganya disebut jaksa membuat negara merugi sekitar Rp 16 triliun.
Tiga pejabat yang dihukum itu adalah mantan Dirut Jiwasraya, Hendrisman Rahim, dituntut penjara 20 tahun, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo, dituntut penjara seumur hidup, dan terakhir mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan, dituntut 18 tahun penjara. Ketiganya juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan.

"Bahwa benar perbuatan terdakwa Hendrisman Rahim, bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat, Benny Tjokro Saputro, dan Joko Hartono Tirto telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 16.807.283.375.000 atau setidak-tidaknya jumlah tersebut sebagaimana laporan hasil investigatif dalam rangka perhitungan kerugian negara atas pengelolaan keuangan negara dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya Persero periode tahun 2008-2018," ujar jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (23/9/2020).

Jaksa mengatakan ketiganya juga mendapat suap dari Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram), Heru Hidayat. Suap yang mereka terima tidak hanya uang tetapi ada saham dan sejumlah fasilitas lainnya.

"Bahwa selain itu dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana pada periode 2008 sampai 2018 terdakwa Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan telah menerima sejumlah uang, saham, tiket, perjalanan dan fasilitas lainnya sebagai berikut," kata jaksa.

Mereka menerima uang miliaran rupiah, saham, bahkan terdakwa Hary mendapat tiket konser Coldplay di Australia. Semua penerimaan ini diperoleh dari Benny Tjokro dan Heru Hidayat. Berikut rincian penerimaan trio terdakwa Jiwasraya:

A. Hendrisman Rahim

Menerima uang dan saham dan seluruhnya Rp 5.525.480.680 dari Heru Hidayat dan Benny Tjokro Saputro melalui Joko Hartono Tirto yang terdiri atas;
1. Uang sebesar Rp 875.810.680, dan saham PCAR 1.013.000 lembar Rp 4.590/lembar pada 24 Januari 2019 senilai Rp 4.649.670.000.
2. Menerima tiket perjalanan ke London sekitar November 2010 bersama istrinya Lutfiyah Hidayati.

B. Hary Prasetyo

1. Uang sebesar Rp 2.446.290.077 dari Heru Hidayat dan Benny Tjokro Saputro yang masuk ke rekening efek atas nama Hary pada PT Lotus Andalas Sekuritas (sekarang PT Lautandhana Sekuritas).
2. Mobil Toyota Harrier tahun 2009 senilai Rp 550 juta.
3. Mobil Mercedez Benz E Class tahun 2009 senilai Rp 950 juta.
4. Tiket perjalanan ke London November 2010, dari Joko Hartono Tirto bersama istri Rahma Libriati.
5. Pembayaran di hotel Mandiri Orchard Singapura 19-21 April 2011 yang dibayar kartu kredit Joko Hartono Tirto.
6. Tiket Garuda Executive Plane tanggal keberangkatan 22 Februari 2013 dan kepulangan 24 Februari 2013 tujuan Jakarta-Bali, Bali-Jakarta.
7. Jamuan makan malam Lot 11 SCBD pada 14 Desember 2014 dari Heru Hidayat.
8. Pembayaran tiket Garuda Jakarta-Singapura 6 Juni dan 8 Juni 2012 kelas ekonomi serta voucer di hotel Mandari selama 2 malam atas nama istri Hary.
9. Pembayaran tiket perjalanan Hary Prasetyo dan istrinya Rahma Libriyanti menonton konser Coldplay ke Melbourne, Australia dari PT Trimegas Sekuritas sebesar Rp 65,827 juta.
10. Menerima jasa konsultan pajak dari Joko Hartono Tirto sebesar Rp 46 juta.
11. Fasilitas liburan ke Belitung pada sekitar 2016 yang diikuti karyawan divisi investasi AJS sekitar 25 orang yang diikuti juga Syahmirwan dengan pembayran tiket PP dan akomodasinya.

C. Syahmirwan

1. Uang dan saham seluruhnya sebesar Rp 4.803.200.000 dari Heru Hidayat dan Benny Tjokro Saputro yang terdiri atas uang sebesar sebesar Rp 3,8 miliar dan saham PCAR 220.000 lembar senilai Rp 4.580 per lembar pada 26 Februari 2019 senilai Rp 1.003.200.000.
2. Paket permainan golf di Bangkok pada 2018 untuk 5 paket senilai total Rp100 juta yang terdiri dari perjalanan pulang pergi Jakarta - Bangkok, transportasi, akomodasi selama 3 hari 2 malam termasuk makan dan paket bermain golf.
3. Fasilitas hotel Mandarin Singapura 17-21 Desember 2019 untuk Syamirwan dan keluarga 160 dolar Singapura dibayar Joko Hartono Tirto.
4. Fasilitas berupa Rafting di Sungai Kulonprogo Magelang, Yogyakarta dari PT Pool Advista Asset Management pada 2017 senilai total Rp 70 juta. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 7 orang dari Divisi Investasi PT AJS.
5. Fasilitas berupa permainan golf dan karaoke di Lombok dari PT Poll Advista Asset Management pada 2014, yang terdiri dari tiket pulang pergi Jakarta-Lombok, transportasi, akomodasi dan makan selama 3 hari 2 malam, serta bermain golf dan karaoke di Lombok.
6. Fasilitas karaoke ke Lombok dari PT Pool Advista Asset Management pada akhir 2017 selama 3 hari 2 malam menginap di Hotel Novotel Lombok.
7. Fasilitas berupa perjalanan ke Hong Kong dari PT Pool Advista Asset Management yaitu membiayai kegiatan selama 3 hari 2 malam, dimana tiket transportasi dan akomodasi dipesan melalui Aero Travel.
8. Fasilitas liburan ke Jepang dari Joko Hartono Tirto pada Maret 2013 untuk Syamirwan dan keluarga selama seminggu bersama Joko Hartono Tirto.
9. Mendapat fasilitas liburan ke Jepang pada Desember 2014 selama seminggu bersama Joko Hartono Tirto.
10. Fasilitas akomodasi dan transportasi ke Bangka-Belitung pada 2016 yang diikuti karyawan PT AJS Investasi sebanyak 25 orang.
11. Mendapat perjalanan dari Heru Hidayat visit site tambang Gunung Bara pada Mei 2014.[SB]




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 392.934
    Sembuh : 317.672
    Meninggal : 13.411
    Dirawat : 61.851

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook