Sadis! Fakta Persidangan: 3 Polisi Tembak 1 Laskar FPI Tanpa Borgol, Dalih Hendak Rebut Senpi

01 Des 2021, 09:24:23 WIBHukum
Sadis! Fakta Persidangan: 3 Polisi Tembak 1 Laskar FPI Tanpa Borgol, Dalih Hendak Rebut Senpi

Salah satu terdakwa dugaan pembunuhan terhadap empat Laskar Front Pembela Islam (FPI), Ipda Mohammad Yusmin Ohorella mengaku tetap menembak sisa satu korban yang tak diborgol dengan dalih merebut senjata.

Hal ini disampaikan saat ia diperiksa sebagai saksi mahkota dalam persidangan kasus KM 50 yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) seperti dilansir laman CNN. 

Mulanya, Hakim Anggota PN Jaksel, Suharno bertanya kepada Yusmin mengenai alasan penembakan yang dilakukan terhadap satu korban terakhir.

Baca Lainnya :

Diketahui, empat anggota Laskar FPI yang masih hidup hendak dibawa tiga anggota polisi, Ipda M Yusmin Ohorella, Ipda Elwira Priyadi Z, dan Briptu Fikri Ramadhan ke Polda Metro Jaya tanpa diikat maupun diborgol.

Anggota Laskar FPI itu diduga menyerang Briptu Fikri Ramadhan dengan menjambak, mencekik leher, dan merebut senjata api milik Fikri. Menghadapi situasi ini, Elwira dan Fikri lantas menembak anggota Laskar FPI itu.

"Itu kalau dijumlahkan tiga banding satu, tiga anggota satu yang masih hidup kan begitu ya. Nah satu ini katanya kan tidak bawa senjata. Kenapa harus dilakukan penembakan lagi itu pertanyaannya dan itu pun beberapa kali. Alasannya apa?" tanya Suharno.

Yusmin lantas menjawab bahwa korban terakhir juga melakukan perlawanan. Saat itu, ia berupaya merampas senjata polisi meskipun tiga rekannya sudah tewas.


Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook