Rusia Ancam Eropa dengan Rudal Nuklir Jarak Menengah

14 Des 2021, 20:03:19 WIBInternasional
Rusia Ancam Eropa dengan Rudal Nuklir Jarak Menengah

Rusia berencana mengarahkan rudal nuklir jarak menengah ke negara-negara Eropa Barat. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, terkait ketegangan dengan negara-negara Eropa Barat soal Ukraina di kawasan Laut Hitam.

Ryabkov mengatakan Rusia terpaksa beraksi jika Eropa Barat menolak untuk bergabung dalam moratorium rudal nuklir jarak menengah (INF) di Eropa. Moratorium itu sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan di Ukraina.

Ia menegaskan kemandekan solusi politik dan diplomatik akan membuat Rusia merespons dengan cara teknologi militer.

Baca Lainnya :

"Artinya, ini akan menjadi konfrontasi, ini akan menjadi putaran berikutnya," kata Ryabkov, mengacu pada potensi pengerahan rudal oleh Rusia, mengutip Reuters.

Rudal nuklir jarak menengah dengan kisaran 500 hingga 5.500 kilometer dilarang ei Eropa di bawah kesepakatan 1987 antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada saat itu. Kesepakatan tersebut ditandatangani pemimpin negara kala itu, Presiden Rusia Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan.

Kesepakatan tersebut dicapai untuk meredakan ketegangan Perang Dingin di antara dua negara.

AS kemudian mundur dari pakta tersebut pada 2019 setelah protes dengan manuver Rusia membuat rudal jelajah yang disebut 9M729. NATO menjuluki rudal itu dengan sebutan obeng.


Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook