Riset: Tak Divaksin, 11 Kali Lebih Berisiko Meninggal karena COVID-19

13 Sep 2021, 07:44:51 WIB Kesehatan
Riset: Tak Divaksin, 11 Kali Lebih Berisiko Meninggal karena COVID-19

Studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkap orang yang tidak divaksinasi 11 kali lebih berisiko meninggal karena COVID-19. Riset ini mengamati kasus COVID-19 rawat inap dan kematian di 13 wilayah Amerika Serikat.

Direktur CDC Dr Rochelle Walensky mengungkap ada lebih dari 600 ribu kasus COVID-19 per April hingga pertengahan Juli yang dipelajari lebih lanjut terkait dengan status vaksinasi. Rupanya mereka yang tidak divaksinasi 4,5 kali lebih berisiko tertular COVID-19 dan 11 kali lebih berisiko tewas karena infeksi Corona.

Studi sebelumnya yang menganalisis hal serupa menunjukkan orang yang tidak divaksinasi 29 kali lebih berisiko dirawat di rumah sakit. Berdasarkan data yang ditelaah dari 43.127 kasus Corona berkaitan dengan vaksinasi.

Baca Lainnya :

"Studi ini menemukan bukti lebih lanjut tentang kekuatan vaksinasi," kata Direktur CDC Dr Rochelle Walensky dalam briefing Jumat, dikutip dari CNBC.

CDC menyebut 54 persen dari populasi Amerika Serikat setidaknya sudah menerima vaksinasi penuh.

"Vaksinasi berhasil," kata Walensky.

"Kami memiliki alat ilmiah yang kami butuhkan untuk mengatasi pandemi ini."

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 4.237.834
    Sembuh : 4.079.120
    Meninggal : 143.120
    Dirawat : 15.594

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc