RI Ajukan Indonesian Paper soal Nuklir ke PBB, Ada Apa?

01 Agu 2022, 20:58:51 WIBInternasional
RI Ajukan Indonesian Paper soal Nuklir ke PBB, Ada Apa?

Program kapal selam bertenaga nuklir di berbagai belahan dunia, termasuk negara-negara tetangga RI, telah berkembang cukup pesat.

Negara pengusung menyatakan bahwa hal ini masih sejalan dengan berbagai perjanjian internasional, seperti Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT), dan ketentuan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Sayangnya, negara non-nuklir menganggap adanya pelanggaran komitmen non-proliferasi nuklir, yang membuka peluang negara pemilik senjata nuklir untuk berkolusi dengan negara bukan pemilik senjata nuklir.

Baca Lainnya :

Indonesia sendiri telah mengajukan "Indonesian Paper" ke PBB terkait hal tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan aturan hukum internasional terkait kapal selam tenaga nuklir.

Perwakilan Tetap RI (PTRI) di PBB mengajukan proposal bertajuk "Nuclear Naval Propulsion" dalam 10th Review Conference of the Parties to the Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT RevCon) di New York pada 1-26 Agustus 2022.

"Tujuan utama usulan ini adalah untuk mengisi kekosongan aturan hukum internasional terkait kapal selam bertenaga nuklir, membangun kesadaran (raising awareness) atas potensi risikonya, serta upaya menyelamatkan nyawa manusia (saving lives) dan kemanusiaan," ungkap Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Tri Tharyat, dikutip dari laman resmi Kemenlu, Senin (1/8/2022).

Dalam keterangan resmi, PTRI mengatakan posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menambah tingkat kerentanan atas potensi risiko proyek kapal selam nuklir negara-negara sekitarnya.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook