Pulau Rinca Geger Hingga Muncul #Savekomodo, Pramuwisata NTT Bersuara

28 Okt 2020, 05:28:39 WIB Wisata
Pulau Rinca Geger Hingga Muncul #Savekomodo, Pramuwisata NTT Bersuara

Tak sedikit pihak yang ikut menyoroti pembangunan di Loh Buaya, Pulau Rinca. Salah satunya adalah himpunan pramuwisata NTT.

Viral foto truk versus komodo (Varanus komodoensis) di salah satu area Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, memunculkan kritik dari warganet soal pembangunan komersial atas nama wisata di Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO itu. Tagar #savekomodo pun menyeruak di media sosial.

Ketua HPI NTT Agustinus Bataona mengatakan pembangunan komersial di taman nasional sudah pasti memberi dampak buruk, salah satunya terganggunya habitat alami kawanan komodo.

Baca Lainnya :

Namun, ia tidak bisa memberi angka pasti mengenai luas wilayah habitat komodo yang bakal 'digusur' pembangunan komersial tersebut.

"Kami tidak mengetahui persis seperti apa tekanan terhadap ekosistem selama pembangunan tersebut. Juga terkait pelanggaran terhadap konservasi setelah ada investasi besar di sana," katanya dilansir detikTravel dari CNNIndonesia.com, Selasa (27/10/2020).

"Namun sejatinya, pemanfaatan wilayah taman nasional untuk komersil itu hanya dibolehkan "nol koma sekian persen". Jika lebih dari itu, bukan lagi bisa disebut pengembangan dalam koridor ekowisata," dia menambahkan.

HPI menyatakan dukungannya untuk usaha pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di Taman Nasional Komodo demi menyejahterakan masyarakat di sekitarnya, tapi perlu digarisbawahi ialah masyarakat menginginkan pengembangan yang berbasis lokal dan tetap menjaga alam.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 563.680
    Sembuh : 466.178
    Meninggal : 17.479
    Dirawat : 80.023

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia