ProDEM: Moeldoko dan Luhut, Kalau Tidak Mau Dikritik Jangan Jadi Pejabat Publik!

13 Okt 2021, 08:02:12 WIB Politik
ProDEM: Moeldoko dan Luhut, Kalau Tidak Mau Dikritik Jangan Jadi Pejabat Publik!

Aksi pejabat negara yang melaporkan para aktivis yang kritis ke kepolisian membuat Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) muak.

Selain membunuh demokrasi, aksi tersebut juga memperlihatkan para pejabat tidak pantas untuk duduk di tempat yang tinggi.

Dalam kasus ini, Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule mengkritik Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Lainnya :

Di mana Moeldoko melaporkan 2 peneliti ICW ke polisi, sedangkan Luhut menggugat aktivis pegiat HAM Haris Azhar Rp 100 miliar.

“Jadi muak lihat kedua pejabat negara ini. Sok Clean!” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (13/10)

Kepada Moeldoko dan Luhut, Iwan Sumule mengingatkan bahwa dikritik dan jadi sorotan publik merupakan risiko seorang pejabat negara.

Kritik tidak hanya mengarah pada kebijakan yang kontroversial yang diteken pejabat, melainkan hingga ke gaya hidup mereka. Mulai dari bisnis yang menggurita hingga barang mewah yang disandang.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 4.239.396
    Sembuh : 4.081.417
    Meninggal : 143.176
    Dirawat : 14.803

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc