Pidato Maruf Amin Soal K-Pop Kontroversi, Haikal Hassan: Siapa Yang Buat Teksnya? Tega Banget!

26 Sep 2020, 14:57:26 WIB Metropolitan
Pidato Maruf Amin Soal K-Pop Kontroversi, Haikal Hassan: Siapa Yang Buat Teksnya? Tega Banget!

Pidato Wakil Presiden RI Maruf Amin yang menyinggung soal K-Pop pada acara Peringatan 100 Tahun kedatangan warga Korea di Indonesia beberapa waktu lalu menuai kontroversi.

Pasalnya, Maruf Amin dianggap oleh sejumlah kalangan terkesan mempromosikan budaya luar ketimbang budaya asli Indonesia yang kaya akan keberagaman.

Namun, pendakwah Haikal Hassan Baras menilai Maruf Amin hanya membaca teks pidato yang sesungguhnya tidak dia ketahui ada materi yang menyinggung K-Pop di dalamnya.

Baca Lainnya :

"Menanggapi pidato Wapres Kiai Ma'ruf soal K-Pop, beliau enggak salah, enggak tau, enggak sadar dan mungkin enggak pernah nonton. Beliau hanya membaca teks yang disajikan oleh seseorang," ujar Haikal dalam akun Twitternya, @haikal_hassan, Jumat (25/9).

Pernyataan Maruf terkait K-Pop ini sebelumnya dikomentari oleh musisi kenamaan Indonesia Ahmad Dhani. Pentolan Grup Band Dewa 19 itu menganggap pernyatan Maruf kurang tepat. Karena menurutnya, musisi Indonesia jauh lebih berkualitas ketimbang artis K-Pop.

Selain itu, pernyataan Maruf itu juga ramai diperbincangkan di media sosial, karena terdapat sejumlah akun yang membuat semacama meme yang menyebut pernyataan Maruf seolah mengajak anak muda menonton paha.

Kontroversi ini pun diklarifikasi oleh Jurubicara Wakil Presiden Maruf, Masduki Baidlowi, yang menjelaskan maksud pernyataan Wapres soal budaya Korea bisa dijadikan inspirasi dalam mengembangkan kreativitas anak muda.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 511.836
    Sembuh : 429.807
    Meninggal : 16.225
    Dirawat : 65.804

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia