Pesan Tegas KPK untuk Para Penikmat Uang Korupsi Tanah Munjul

18 Jan 2022, 06:34:44 WIBHukum
Pesan Tegas KPK untuk Para Penikmat Uang Korupsi Tanah Munjul

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengirimkan pesan tegas kepada para pihak yang turut menikmati uang haram pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur. KPK minta para pihak yang turut kecipratan uang korupsi pengadaan tanah Munjul, segera mengembalikan ke negara.

KPK mengingatkan pihak-pihak yang diduga turut menikmati uang yang berkaitan dengan perkara dimaksud agar kooperatif mengembalikan kepada kas negara," kata Plt Juru Bicara KPK , Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (18/1/2022).

Ali menjelaskan, para pihak dapat mengembalikan uang panas tersebut dengan berbagai mekanisme. Diduga, tidak sedikit pihak yang kecipratan uang panas proyek pengadaan lahan di kawasan Munjul, Jakarta Timur ini.

Baca Lainnya :

"Dapat dilakukan melalui Jaksa KPK yang mekanismenya tentu sudah ada aturan khusus di KPK, soal tata cara pengembalian uang terkait perkara, baik dari saksi maupun terdakwa," pungkasnya.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan empat orang dan satu korporasi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan lahan di Munjul. Adapun, empat orang tersangka itu yakni mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan (YRC).

Kemudian, Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian (TA), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtuwene (AR), serta Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM), Rudy Hartono Iskandar (RHI). Rudy Hartono. Sedangkan satu korporasi yang juga ditetapkan tersangka dalam perkara ini yaitu, PT Adonara Propertindo (AP).

Dalam perkara ini, Yoory Pinontoan disebut melakukan kesepakatan dengan Anja berkaitan dengan pembelian lahan di daerah Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, pada 8 April 2019. Yorry disebut sebagai pihak pembeli. Sedangkan Anja merupakan pihak penjual tanah.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook