Pengalaman Berpuasa Mahasiswa RI di Kanada: Bak Musafir, Menahan Lapar dan Dahaga hingga 16 Jam

20 Apr 2022, 06:31:19 WIBDunia Islam
Pengalaman Berpuasa Mahasiswa RI di Kanada: Bak Musafir, Menahan Lapar dan Dahaga hingga 16 Jam

Bulan Ramadan menjadi kesempatan bagi Dhafa meningkatkan ketakwaan sekaligus menyiarkan agama Islam kepada teman-teman kuliahnya.

Mahasiswa asal Bali yang bernama lengkap Dhafa Ayatullah Anam ini sudah hampir empat tahun menuntut ilmu di Toronto, Kanada.

Menurut Dhafa, tidak ada kendala dalam beribadah sejak tiba di Toronto pada Januari 2019 silam, karena di kampusnya disediakan ruangan untuk salat.

Baca Lainnya :

Di dekat tempat tinggalnya di kawasan Scarborough juga ada masjid milik komunitas Srilanka. Hanya di pekan pertama Ramadan saja ia merasa sedikit kendala, karena padatnya jadwal kuliah dan harus beradaptasi dengan durasi puasa yang lebih lama dibandingkan di Tanah Air, yakni mencapai 16 jam.

“Setelah berdiskusi dengan ayah di Bali dan merujuk fatwa-fatwa ulama Indonesia dan Amerika Utara, saya berpuasa sebagai musafir. Ada dua pilihan untuk waktu tidak normal, ikut durasi Indonesia atau satu daerah yang sebujur dengan Toronto. Saya pilih yang pertama. Tetapi hanya sepekan saja, setelah itu saya ikut durasi di sini (Kanada),” papar pemuda asal Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali, ini, kepada KORAN SINDO, baru-baru ini.

Pemuda berusia 22 tahun yang mengambil jurusan Robotic Automotion Engineering di Centennial Collage ini menuturkan, saat itu belum terjadi wabah Covid-19 sehingga aktivitas masyarakat masih normal.

Dia selalu salat tarawih dan buka puasa di masjid di dekat kediamannya. “Lumayan menghematlah,” ujarnya seraya tertawa.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook