Ini Pendidikan Yang Harus Diberikan Untuk Anak Menjelang Usia Baligh

11 Mei 2022, 17:07:59 WIBDunia Islam
Ini Pendidikan Yang Harus Diberikan Untuk Anak Menjelang Usia Baligh

Dari Ali dari Nabi saw bersabda, “Catatan amal belu berlaku pada tiga kelompok manusia; “orang yang tidur sampai dia bangun. Anak kecil sampai dia baligh dan orang yang tidak waras sampai dia sadar kembali.” (HR. Abu Daud).

Sebelum anak berusia baligh maka masih disebut yatim sedangkan apabila sudah baligh sudah tidak disebut yatim lagi. Dari Ali ra. Berkata, diantara hal yang aku hafal dari Rasulullah saw adalah “sudah tidak dianggap yatim lagi jika sudah baligh dan tidak boleh diam saja (tidak berbicara) sepanjang hari sampai malam”. (HR. Abu Daud).

Beberapa hal yang perlu diajarakan saat memasuki usia baliq adalah pendidikan seksual sejak dini. Berguna agar anak tidak mengalami pelecehan seksual. Kebutuhan biologis pada manusia adalah normal tetapi dianjarkan harus dengan aturan yang sesuai agama baik dan benarnya.

Tahu batasan aurat yang boleh diperlihatkan untuk laki-laki dna perempuan. Saat ini banyak anak laki-laki karena mengikuti trend sehingga pada saat shalat pakaiannya tersingkap kemudian terbukalah auratnya sehingga membuat shalat menjadi tidak sah.

Mengajarkan aturan dalam berpelukan baik kepada sesama jenis ataupun berbeda jenis. Berpelukan dalam islam hanya boleh dilakukan dalam kondisi dua hal, yaitu ketika lama tidak berjumpa dan orang dewasa kepada anak yang masih kecil.

Adab dalam islam seorang anak laki-laki tidak boleh tiduk dalam satu selimut dengan laki-laki karena mendatangkan keburukan begitu juga sebaliknya.

Menanamkan aqidah sejak dini merupakan hal yang utama dalam pendidikan seorang anak. Ketika nabi berbicara kepada anak senantiasa mengajarkan aqidah. Orangtua/pendidika dalam menjelaskan tentang kebenaran dan keagungan ajaran islam tanpa merendahkan, tanpa mengejek dan tanpa menghina keyakinan umat beragama lain.

“Janganlah kamu menghina sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan menghinakan Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (al An’am: 108)

Menjelang baligh perlu ditankam sikap objektif pada anak. Memberitahu bahwa orang baik ada dimana-mana dan orang jahat ada dimana-mana.

Mengajarkan anak disiplin bukan hanya karena takut akan hukuman, tetapi lebih karena keyakinan bahwa ini adalah perintah Tuhan. Karena dasar keyakinan karena akidah islam.  Aqidah adalah pondasi dasar keislaman seseorang kalau aqidahnya lurus, maka ibadahnya benar dan akhlaknya menjadi mulia. Rasulullah menanmkan aqidah yang lurus sejak dini kepada para sahabat-sahabat yunior.

Dari Ibnu Abbas ra berkata:’Pada suatu hari saya berada di belakang Nabi saw, lalu Beliau bersabda: “Wahai anakku sesungghunya aku hendak mengajarkan kepadamu beberapa kalimat yaitu: Peliharalah Allah (dengan mematuhi perintah-Nya serata menjauhi laranganNya) pasti Allah akan memeliharamu. Peliharalah Allah, pasti kamu akan dapati Dia di hadapanmu. Jika kamu meminta, maka mohonlah kepada Allah dan jika kamu meminta pertolongan, maka mohonkanlah pertolongan itu kepada Allah. Ketahuilah bahwa sesuatu umat (semua makhluk) apabila bersepakat hendak memberikan manfaat kepadamu dengan sesuatu yang dianggapnya bermanfaat untukmu, maka mereka itu tidak akan dapat memberikan kemanfaatan itu melainkan dengan sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah untumu.

Juga jika ummat (seluruh makhluk) bersepakat hendak memberikan bahya padamu dengan sesuatu (yang dianggap berbahaya untukmu), maka mereka itu tidak akan dapat memberikan bahaya itu, melainkan dengan sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah untukmu. Pena telah diangkat (ketentuan telah ditetapkan) dan lembaran-lembaran kertas telah kering (catatan di Lauh Mahfudz sudah tidak dapat diubah lagi). HR. Tirmidzi.(az)

<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook