Pendapatan Harian KAI Anjlok 93%, Bagaimana Nasib 46.000 Pegawainya?

20 Mei 2020, 14:01:13 WIB Ekonomi
Pendapatan Harian KAI Anjlok 93%, Bagaimana Nasib 46.000 Pegawainya?

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penurunan pendapatan yang sangat tajam imbas pandemi Corona (COVID-19). Pendapatan ini turun karena berkurangnya penumpang KAI sejak ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo menyebut penurunan penumpang saat ini sudah sampai 93%. Penurunan juga terjadi pada angkutan barang yang anjlok hingga 30%.

Baca Lainnya :

"Penurunan (penumpang) sampai 93% sehingga sekarang ini volume penumpang hanya sekitar 7%. Angkutan barang sampai akhir April turun 10%, sekarang sudah mengalami penurunan 30%," kata Didiek dalam telekonferensi #COVIDSafeBUMN, Rabu (20/5/2020).

Meski adanya penurunan pendapatan, Didiek memastikan KAI tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 46.000 pegawainya. Pemotongan gaji juga tidak dilakukan kepada pegawai meski kondisi perusahaan sedang sulit.

"Kereta api tidak melakukan PHK sama sekali. Gaji tetap kita buat sesuai hak pegawai dengan jumlah 46.000 pegawai," tegasnya.

Dalam pengoperasiannya, KAI selalu menjalankan protokol pencegahan COVID-19 untuk penumpang maupun karyawan. Sehingga sampai saat ini, Didiek bilang, tidak ada pegawainya yang terpapar COVID-19.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 278.722
    Sembuh : 206.870
    Meninggal : 10.473
    Dirawat : 61.379

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook