Pakar: Kerumunan Jokowi Kurang Tepat Jadi Teladan Nasional

25 Feb 2021, 06:36:39 WIB Metropolitan
Pakar: Kerumunan Jokowi Kurang Tepat Jadi Teladan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai insiden kerumunan yang terjadi saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) kurang tepat untuk menjadi teladan nasional.

"Ini contoh kurang pas. Karena situasi pandemi Covid-19 harusnya membatasi mobilitas. Tapi begitu ada mobilitas presiden dan akhirnya ada kerumunan, ini preseden yang kurang tepat untuk teladan nasional," kata Hermawan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/2).

Hermawan mengatakan kerumunan di tengah pandemi virus corona sangat berisiko menularkan virus corona. Tak terkecuali dengan insiden kerumunan yang ditimbulkan dari kunjungan kerja Jokowi tersebut.

Baca Lainnya :

Ia meyakini aktivitas Jokowi di tengah pandemi tak terjadi secara kebetulan. Sebab, kunjungan presiden ke daerah pasti terstruktur dan direncanakan dengan baik.

"Kerumunan di kala pandemi Covid kali ini kita gak bisa membedakan kerumunan ya. Apapun penyebab, apapun sumber yamg mengakibatkan kerumunan itu, tetap saja namanya kerumunan," ujarnya.

Di sisi lain, Hermawan menyayangkan protokoler presiden dan pemerintah daerah yang tak sigap untuk meminimalisir kerumunan warga. Menurutnya, protoler presiden dan pemerintah daerah seharusnya bisa mengantisipasi kerumunan.

"Ini bukan persoalan menyalahkan presiden, tapi protokolnya termasuk Pemda seharusnya bisa mengantisipasi. Bahwa masyarakat pasti akan ramai kalau ada presiden," katanya.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.583.182
    Sembuh : 1.431.892
    Meninggal : 42.906
    Dirawat : 108.384

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook