Ngabalin Sebut Pengkritik Tes Pegawai KPK Berotak Sungsang

12 Mei 2021, 19:03:11 WIB Hukum
Ngabalin Sebut Pengkritik Tes Pegawai KPK Berotak Sungsang

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin membela pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) dan proses penonaktifan 75 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ali Ngabalin tak sepakat dengan anggapan TWK digelar tanpa landasan hukum yang jelas. Dia justru menyerang balik pihak-pihak yang mengkritik TWK KPK.

"Mereka menuduh bahwa proses TWK suatu proses diada-adakan karena di UU tidak ada rujukan pasal dan ayat tentang TWK. Ini orang-orang yang sebetulnya tidak saja tolol, tapi memang cara berpikir terbalik, otak-otak sungsang ini namanya," kata Ngabalin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (12/5).

Baca Lainnya :

Ngabalin mengatakan pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN sudah diatur PP Nomor 41 Tahun 2020. Menurutnya, TWK juga diatur jelas dalam peraturan tersebut.

Politikus Partai Golkar tersebut membantah tudingan sejumlah pihak yang menyatakan Presiden Joko Widodo mengintervensi proses TWK. Ngabalin menyebut tudingan-tudingan itu sebagai fitnah terhadap Jokowi.

"Ada yang berikan penilaian bahwa ini ada upaya pemerintah dan intervensi Presiden Joko Widodo dalam rangka menyingkirkan 75 orang pegawai KPK yang menolak UU KPK. Ini pasti fitnah yang sangat murah dan menurut saya ini satu perilaku yang amat sangat biadab," ujarnya.

Sebelumnya, penonaktifan 75 pegawai KPK jadi sorotan publik. Para pegawai lembaga antirasuah itu dibebastugaskan usai tak lulus tes wawasan kebangsaan dalam asesmen alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 3.331.206
    Sembuh : 2.686.170
    Meninggal : 90.552
    Dirawat : 554.484

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - Emiisc
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - Emiisc