Menteri Inggris Mengaku Dipecat Kabinet Johnson karena Muslim

23 Jan 2022, 17:05:13 WIBInternasional
Menteri Inggris Mengaku Dipecat Kabinet Johnson karena Muslim

Mantan Menteri Muda Transportasi Inggris, Nusrat Ghani, mengaku dirinya dipecat dari kabinet pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson hanya karena statusnya sebagai perempuan Muslim.

Menurut Ghani, dirinya dipecat karena keyakinannya sebagai seorang Muslim telah membuat sesama rekannya di parlemen dan pemerintahan tidak nyaman.

Perempuan 49 tahun itu kehilangan pekerjaan sebagai menteri muda transporatsi pada 2020. Saat itu, komisi penegak disiplin parlemen mengatakan kepada Ghani bahwa keyakinannya sebagai seorang beragama Islam menjadi masalah pemecatannya.

Baca Lainnya :

"Saya diberitahu bahwa pada pertemuan perombakan kabinet di Downing Street bahwa isu Muslim telah diangkat menjadi sebuah masalah, bahwa status saya sebagai 'menteri wanita Muslim' membuat rekan-rekan saya tidak nyaman," kata Ghani kepada surat kabar Sunday Times seperti dikutip Reuters pada Minggu (23/1).

Ghani mengakui,apa yang dialaminya telah menggoyahkan kepercayaannya, terutama terhadap partai Konservatif yang berkuasa.

Bahkan dia kerap berpikir apakah akan melanjutkan statusnya sebagai anggota parlemen setelah apa yang dialaminya selama ini.

"Saya tidak bisa berpura-pura bahwa ini tidak menggoyahkan kepercayaan saya pada partai dan saya kadang-kadang mempertimbangkan apakah akan melanjutkan sebagai anggota parlemen," papar Ghani.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook