Menkeu: Ekonomi RI 2020 Masih Lebih Baik dari India dan Filipina

21 Jan 2021, 14:53:54 WIB Ekonomi
Menkeu: Ekonomi RI 2020 Masih Lebih Baik dari India dan Filipina

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memperkirakan, ekonomi Indonesia masih belum bisa tumbuh positif pada kuartal IV-2020. Pada periode itu, diperkirakannya ekonomi masih terkontraksi minus 2,9 persen sampai dengan minus 0,9 persen.

Meski begitu, dipastikannya, angka kontraksi tersebut jauh lebih baik dari kondisi kontraksi ekonomi yang terjadi pada kuartal III-2020 yang minus 3,49 persen dan kontraksi pada kuartal II-2020 yang minusnya mencapai 5,32 persen.

"Tetap kontraksi tapi lebih landai, yaitu minus 2,9 sampai minus 0,9 persen," kata Sri, Kamis, 21 Januari 2021.

Baca Lainnya :

Dengan demikian, Sri menyatakan, ekonomi Indonesia sepanjang 2020 juga akan terkontraksi, yakni di kisaran minus 2,2 persen sampai dengan minus 1,7 persen. Tapi, besaran kontraksi tersebut ditekankannya masih jauh lebih baik dari negara lain.

"Kontraksi ekonomi mereka bisa sampai minus 10 persen seperti di India dan minus 8,3 persen di negara tetangga kita seperti di Filipina," tegas Sri.

Untuk itu, Sri mengatakan akan tetap waspada untuk menggunakan instrumen fiskal pada 2021. Meskipun optimisme pemulihan ekonomi tinggi pada awal tahun ini, tapi tingkat penyebaran COVID-19 diakuinya masih tinggi di Indonesia.

"Tentu pelaksanaan APBN masih mengalami ketidakpastian karena pada Januari ini, meski kita punya optimisme dan harapan pemulihan terjadi, kita juga melihat COVID melonjak sesudah liburan panjang," ungkap dia.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.347.026
    Sembuh : 1.160.863
    Meninggal : 36.518
    Dirawat : 149.645

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook