Luhut: Teknologi Mobil Indonesia Dijajah Jepang

08 Sep 2020, 05:18:55 WIB Teknologi
Luhut: Teknologi Mobil Indonesia Dijajah Jepang

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 'ngotot' pengembangan mobil listrik dilakukan di Indonesia. Menurut Luhut hal itu wajib terealisasi supaya Indonesia tidak menjadi pasar mobil listrik hasil pengembangan negara lain.

Luhut kemudian memberi contoh mengenai kondisi industri otomotif Tanah Air yang saat ini hampir 96 persen dikuasai mobil produsen Jepang.

Bahkan menurut Luhut, bisa diartikan secara teknologi mobil konvensional Indonesia 'dijajah' Jepang.

Baca Lainnya :

Hal ini memang sejalan dengan data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil Tanah Air saat ini dikuasai Toyota, Daihatsu, Suzuki, hingga Honda yang berasal dari Jepang.

"Hampir 96 persen itu mobil di Indonesia mobil jepang, tidak ada mobil lain. Jadi kita ini sebenarnya, maaf kalau kita bilang kita ini secara teknologi dijajah oleh Jepang memang iya," kata Luhut dalam sebuah diskusi, Senin (7/9).

Melalui mobil listrik, Luhut berpendapat Indonesia bisa keluar dari 'jerat' teknologi Jepang. Baginya pengembangan mobil listrik memang lebih mudah, terlebih materialnya rata-rata tersedia di Indonesia.

"Nah sekarang dengan masuk mobil listrik. kita bisa masuk main, jadi pemain. mobil dalam negeri. Kenapa? Ya kita pakai Hyundai dulu. Kenapa? karena kan dia (mobil listrik) hanya butuh lithium baterai dan kedua dia hanya butuh motor, tidak butuh engine," kata Luhut.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 381.910
    Sembuh : 305.100
    Meninggal : 13.077
    Dirawat : 63.733

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV