Kematian George Floyd dan Puncak Amarah Warga Kulit Hitam AS

30 Mei 2020, 11:04:01 WIB Internasional
Kematian George Floyd dan Puncak Amarah Warga Kulit Hitam AS

Amerika Serikat tengah diguncang demonstrasi besar dalam tiga hari terakhir yang berlangsung rusuh di sejumlah kota besar. Demonstrasi itu dipicu oleh kematian seorang warga kulit hitam AS George Floyd di tangan aparat kepolisian AS.

Protes pertama kali pecah di Minneapolis, Minnesota sehari setelah kematian Floyd pada Senin (25/5) yang meninggal saat dalam penahan polisi.

Baca Lainnya :

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Floyd sempat mendapat perlakuan yang tidak mengenakan dari seorang petugas polisi yang menangkapnya, Derek Chauvin.

Chauvin menangkap Floyd dengan cara yang tidak wajar. Floyd ditangkap setelah kepolisian menerima laporan dari sebuah supermarket yang mengklaim bahwa Floyd menggunakan uang palsu saat membeli barang.

Rekaman video yang tersebar di media sosial memperlihatkan Chauvin memborgol tangan Floyd dan menjatuhkan badannya ke aspal.

Tak hanya itu, Chauvin mengunci badan Floyd dengan mencekik leher pria kulit hitam itu menggunakan lututnya.  Dalam video terdengar Floyd berteriak sulit bernapas dan "jangan bunuh saya".

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

  • Positif Corona hingga hari ini : 64.958 kasus, Meninggal: 3.241, Sembuh : 29.919

    🕔07 Jul 2020

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - Mari Berqurban
kanan - IG
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - Mari Berqurban
kanan - IG