Kebebasan Sipil Turun, Indeks Demokrasi Indonesia Naik

04 Agu 2020, 16:14:36 WIB Politik
Kebebasan Sipil Turun, Indeks Demokrasi Indonesia Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2019 berada di angka 74,92 persen. Angka ini selisih 0,08 persen dari target capaian IDI pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019, yakni 75 persen.

"IDI pada tahun 2019 sebesar 74,92. Dibandingkan tahun 2018 ada kenaikan 2,53 poin. Ini menggembirakan bahwa demokrasi di Indonesia dari tahun ke tahun naik, dan 2019 tertinggi," ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto melalui konferensi pers daring, Senin (3/8).

Angka capaian IDI tahun ini, katanya, merupakan yang tertinggi dari keseluruhan angka IDI sejak 2009. Jika diurutkan tahun 2019 tertinggi dengan 74,92, disusul tahun 2014 dengan 73,04, tahun 2015 dengan 72,82, tahun 2018 dengan 72,39 dan tahun 2017 dengan 72,11.

Baca Lainnya :

BPS membagi IDI menjadi tiga kategori, yakni demokrasi buruk dengan nilai di bawah 60, demokrasi sedang dengan nilai 60 sampai 80, dan demokrasi baik dengan nilai di atas 80.

Kecuk mengatakan angka IDI 2019 masuk ke dalam kategori demokrasi sedang jika disesuaikan dengan kategori BPS tersebut.

IDI dihitung berdasarkan tiga aspek utama, yakni kebebasan sipil, hak-hak politik dan lembaga demokrasi.

Terdapat kenaikan pada aspek hak-hak politik sebanyak 4,92 poin dan lembaga demokrasi sebanyak 3,48 poin. Namun penurunan ditemukan pada aspek kebebasan sipil sebanyak 1,26 poin.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 278.722
    Sembuh : 206.870
    Meninggal : 10.473
    Dirawat : 61.379

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia