Indonesia Minta Myanmar Tak Gunakan Kekerasan Hadapi Pedemo

28 Feb 2021, 20:55:06 WIB Internasional
Indonesia Minta Myanmar Tak Gunakan Kekerasan Hadapi Pedemo

Pyae Zaw Hein, petugas penyelamat, menyatakan demonstran yang tewas 'ditembak dengan peluru tajam'. Sementara lainnya terluka akibat peluru karet.

"Mungkin ada lebih banyak korban juga karena lebih banyak orang yang terluka terus berdatangan," kata Pyae seperti dikutip dari AFP.

Gelombang unjuk rasa besar-besaran terjadi sejak kudeta militer terjadi 1 Februari 2021. Protes kudeta juga diikuti kampanye pembangkangan sipil sehingga mendorong pegawai negeri mengundurkan diri.

Menurut Assistance Association Political Prisoners (AAPP) lebih dari 850 orang ditangkap atau dijatuhi hukuman. Namun tindakan keras di akhir pekan ini mampu meningkatkan jumlah korban penangkapan secara drastis.

Surat kabar negara melaporkan 479 penangkapan terjadi hanya pada Sabtu (27/2) saja.

Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang ditahan selama penggerebekan dini hari di ibu kota Paypyidaw saat kudeta diluncurkan bakal menghadapi persidangan pada Senin (1/3) dengan tuduhan tidak jelas atas kepemilikan walkie-talkie yang tidak terdaftar juga pelanggaran aturan pembatasan pada pertemuan publik selama pandemi.[SB]



<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.739.750
    Sembuh : 1.600.857
    Meninggal : 48.093
    Dirawat : 90.800

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok