Indonesia Kekurangan Tenaga Pemasaran Digital

22 Jul 2020, 05:50:39 WIB Teknologi
Indonesia Kekurangan Tenaga Pemasaran Digital

Reikman menambahkan, di dunia industri sekarang, pekerjaan-pekerjaan itu diisi oleh lulusan dari berbagai bidang ilmu yang bukan bidang komunikasi.

"Mereka mengetahui teknologi digital karena hobi atau belajar sendiri di luar perkuliahan. Akibatnya perusahaan-perusahaan harus memberi waktu dan pelatihan bagi rekrutmen baru agar dapat bekerja dengan efektif," tegasnya.

Rektor Universitas Sahid (Usahid), Prof Kholil mengatakan, pihaknya membuka program khusus sarjana komunikasi konsentrasi pemasaran digital yang dimulai bulan September 2020. Pendaftaran dibuka bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang komunikasi pemasaran digital.

"Kami sebagai penyelenggaraan program, menggandeng praktisi dengan latar belakang perusahaan industri digital dan memiliki tingkat akademik yang handal dimana proses belajar dilakukan di adaptive program Usahid, di kampus Sudirman," jelasnya.

Menurut Prof Kholil, program tersebut merupakan yang pertama di Indonesia yang diajarkan dengan metode adaptif untuk mendidik dan melatih mahasiswa memiliki skill kompetensi komunikasi pemasaran digital siap kerja.

"Melalui program ini, kami ikut berkontribusi menjembatani peluang kerja yang tersedia di bidang komunikasi pemasaran digital dengan talenta yang siap langsung kerja," pungkasnya.[SB]

<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 927.380
    Sembuh : 753.948
    Meninggal : 26.590
    Dirawat : 146.842

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook