Indonesia Kekurangan Tenaga Pemasaran Digital

22 Jul 2020, 05:50:39 WIB Teknologi
Indonesia Kekurangan Tenaga Pemasaran Digital

Saat ini, pasar tenaga kerja di Indonesia dinilai sangat kekurangan lulusan sarjana komunikasi dengan skill pemasaran digital.

Bahkan, kalangan perusahaan kesulitan mencari talenta sarjana komunikasi yang memiliki skill pemasaran digital yang mampu langsung bekerja.

Terlebih lagi, dunia perguruan tinggi di Indonesia masih belum dapat menyediakan talenta yang siap kerja sesuai kebutuhan industri digital.

Baca Lainnya :

Chief Executive Officer (CEO) PT Value Plus, 

Reikman Aritonang mengatakan, penggunaan teknologi digital sudah berkembang pesat dan menjadi andalan pelaku bisnis dalam kegiatan usahanya di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Semua sektor perekonomian termasuk perdagangan, keuangan, pariwisata, fashion, manufacturing, UMKM dan lainnya, semakin bergantung pada pemasaran digital," kata Reikman dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (21/7/2020).

Menurut Reikman, komunikasi pemasaran digital merupakan core competency yang berperan untuk menjangkau konsumen dan menciptakan engagement dengan pelanggan.

"Bidang ini, menawarkan banyak peluang kerja seperti copy writer, web marketing, social media editor, content marketing, SEO specialist dan berbagai posisi lainnya," jelasnya.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 282.724
    Sembuh : 210.437
    Meninggal : 10.601
    Dirawat : 61.686

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia