IMF Minta Bank Indonesia Setop Bantu Pembiayaan APBN di Akhir 2022

26 Jan 2022, 16:10:07 WIBEkonomi
IMF Minta Bank Indonesia Setop Bantu Pembiayaan APBN di Akhir 2022

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) meminta Bank Indonesia (BI) untuk mengakhiri pembiayaan anggaran pemerintah atau APBN di akhir tahun ini. Hal ini sejalan dengan komitmen BI dan pemerintah yang melakukan burden sharing melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) III untuk pelaksanaan pembiayaan defisit APBN 2021 hingga 2022.

Dalam laporan IMF yang diterima kumparan, Rabu (26/1), BI juga diminta untuk membatasi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar primer pada tahun ini.

"Kami mendukung komitmen pihak berwenang untuk keluar dari pembiayaan anggaran sesuai target akhir 2022, dan merekomendasikan untuk membatasi pembelian di pasar primer lebih lanjut di bawah mekanisme pasar tahun ini, untuk periode disfungsi pasar yang parah," ujar Asistant Director Western Hemisphere Department IMF, Cheng Hoon Lim.

Baca Lainnya :

IMF juga mengapresiasi BI yang secara bertahap akan mengurangi kelebihan likuiditas perbankan di tahun ini. Meskipun risiko kenaikan inflasi masih tetap ada.

"Jika dihadapkan pada spillover (limpahan) kebijakan moneter yang merugikan, BI harus menjaga ruang kebijakan moneter dengan memberikan fleksibilitas nilai tukar yang lebih besar," jelasnya.

Secara umum, IMF memproyeksi laju inflasi Indonesia akan meningkat di tahun ini. Meski demikian, kenaikan inflasi RI dinilai lebih rendah dibandingkan negara berkembang lainnya.

“Inflasi yang masih lebih rendah dibandingkan negara berkembang dan negara maju lainnya, memungkinkan Bank Indonesia untuk mendukung pemulihan melalui kebijakan yang akomodatif. Inflasi diperkirakan akan meningkat secara bertahap dalam kisaran sasaran inflasi pada tahun 2022," tambahnya.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook