Ilmuwan Indonesia, Carina Joe, Wakili Oxford AstraZeneca Terima Penghargaan

28 Okt 2021, 08:31:40 WIB Teknologi
Ilmuwan Indonesia, Carina Joe, Wakili Oxford AstraZeneca Terima Penghargaan

Ilmuwan Indonesia, Carina Citra Dewi Joe, salah satu figur di tim manufaktur yang sukses memproduksi vaksin yang paling banyak didistribusikan di dunia, Oxford AstraZeneca, akan mewakili tim dalam menerima penghargaan Pride of Britain di London pada akhir pekan ini.

Penghargaan ini merupakan satu dari sejumlah penghargaan yang diterima tim vaksin Universitas Oxford sejauh ini.

Ketua tim manufaktur, Dr Sandy Douglas, mengatakan formula "dua sendok makan sel" yang ditemukan Carina menjadi landasan produksi besar vaksin Oxford AstraZeneca - vaksin yang selain paling luas jangkauannya - juga dapat diproduksi dengan "harga semurah mungkin".

Baca Lainnya :

Saat ini vaksin Oxford AstraZeneca - dengan lokasi produksi di lebih selusin laboratorium di lima benua - digunakan di lebih 170 negara, termasuk Indonesia.

Produksi vaksin dalam skala besar dalam waktu singkat, yang dilakukan Universitas Oxford dan AstraZeneca serta sejumlah produsen lain, pertama terjadi dalam pandemi Covid-19 ini. Biasanya produksi vaksin memakan waktu setidaknya 10 tahun.

"Formula 30 mililiter sel" itu ditemukan Carina pada 15 Januari 2020. Temuan ini memungkinkan produksi vaksin lebih banyak 10 kali dengan menggunakan sel hanya sekitar dua sendok makan.

Dari percobaan awal ini, jumlah sel ditingkatkan terus sampai pada skala produksi besar melalui kerja sama dengan berbagai laboratorium di seluruh dunia.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 4.257.489
    Sembuh : 4.105.994
    Meninggal : 143.863
    Dirawat : 7.632

Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com