Idul Adha Tahun Ini Beda Antara Kemenag dan Muhammadiyah, Jangan Jadi Masalah

30 Jun 2022, 12:59:11 WIBDunia Islam
Idul Adha Tahun Ini Beda Antara Kemenag dan Muhammadiyah, Jangan Jadi Masalah

Sebelumnya, anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, Thomas Djamaluddin telah memaparkan posisi bulan dan hilal. Dari perhitungan hisab, bulan sudah positif. Tapi, perlu ada pengamatan langsung, yakni dengan rukyatul hilal.

Untuk hari ini, hilal sudah terlihat, tapi ketinggianya, kurang dari 3 derajat dan elongasinya kurang dari 6,4 derajat. Seperti diketahui, dengan kriteria MABIMS yang terbaru, bulan hijriah dinilai sudah masuk bulan baru saat ketinggial hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

"Hari ini menggunakan kriteria MABIMS wilayah Indonesia dan Asia Tenggara belum memenuhi kriteria. Tinggi bulan belum 3 derajat, elongasinya baru sekitar 5 derajat kurang," kata Thomas Djamaluddin.

"Artinya bulan terlalu tipis untuk melaksanakan rukyat karena cahaya Syafak masih terlalu kuat," tambah dia.

Ketinggian hilal juga tentu menyesuaikan dengan lokasinya. Bisa jadi Ketinggian bulan di Indonesia berbeda dengan di Arab Saudi.

Dengan kondisi hilal di Indonesia kurang dari 3 derajat, bisa jadi di Arab Saudi ketinggiannya jauh lebih tinggi dan menentukan Idul Adha jatuh pada 9 Juli 2022.

Muhammadiyah Idul Adha 9 Juli 2022

Muhammadiyah telah lebih dulu mengumumkan dan menetapkan Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada 9 Juli 2022. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, ketika nanti ada perbedaan, hal itu tidak perlu dipermasalahkan.

"Berkaitan dengan Muhammadiyah ini, kami Insyaallah pada 9 Juli 2022 ber-Idul Adha," kata Haedar ditemui di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (22/6).

"Baik sama maupun mungkin beda itu ya kami harapkan untuk tidak menjadi masalah," lanjut dia. [SB]

<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook