Harga Gabah Anjlok, Sumsel Imbau Petani Tak Jual Semua Panen

04 Apr 2021, 14:15:39 WIB Ekonomi
Harga Gabah Anjlok, Sumsel Imbau Petani Tak Jual Semua Panen

Berdasarkan angka statistik 2020, produksi gabah Sumsel mencapai 2,71 juta ton atau setara dengan 1,47 ton beras. Sedangkan untuk konsumsi per tahun dengan jumlah penduduk 8,24 juta jiwa maka hanya membutuhkan 850 ribu ton beras per tahun atau masih surplus di kisaran 900 ribu ton beras.

Proyeksi panen hingga April 2201 diperkirakan mencapai 774 ribu ton GKG atau setara 400 ribu ton beras.

"Tapi yang jelas, Sumsel tertinggi ketiga se-Indonesia untuk serapan gabah, dan pada 22 Maret itu serapan Bulog sudah mencapai 15 ribu ton beras," kata Bambang.

Ilham, petani Desa Muara Dunia, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir mengeluhkan anjloknya harga gabah pada panen musim tanam pertama tahun ini. Biasanya harga gabah Rp4.200-Rp4.500 per kg, kini hanya Rp3.500 per kg.

"Memang sedapat mungkin kami menahan untuk menjual, tapi kebutuhan hidup juga tidak bisa menunggu. Jadi mau bagaimana lagi, saya pun sudah menjual semua hasil produksi untuk modal musim tanam kedua," kata Ilham.[SB]

<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.989.909
    Sembuh : 1.792.528
    Meninggal : 54.662
    Dirawat : 142.719

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - Emiisc
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - Emiisc