FSGI Ragukan Sejumlah Aplikasi Kuota Belajar Kemendikbud

27 Sep 2020, 19:19:50 WIB Pendidikan
FSGI Ragukan Sejumlah Aplikasi Kuota Belajar Kemendikbud

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meragukan sejumlah aplikasi yang bisa dimanfaatkan siswa dengan menggunakan kuota belajar gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) FSGI, Fahriza Marta Tanjung menduga Kemendikbud menjalin kerja sama dalam program tersebut hanya untuk memberi keuntungan kepada sejumlah pengembang aplikasi kuota belajar.

"Kami mencoba melakukan penelusuran terhadap 19 aplikasi pada kuota belajar. Kami menemukan bahwa aplikasi patut itu diragukan kapasitasnya," kata Riza dalam konferensi daring membahas kuota belajar, Minggu (27/9).

Baca Lainnya :

Penilaian Riza terhadap lima aplikasi tersebut berdasarkan dua kriteria, jumlah download dan waktu pembaruan aplikasi di playstore.

Aplikasi kuota belajar Aminin misalnya. Berdasarkan penelusurannya per tanggal 26 September, aplikasi itu hanya didownload tak lebih dari 1.000 kali. Kemudian AyoBlajar didownload tak lebih dari 5.000 kali dengan penilaian 4,6/5,1.

Kemudian aplikasi Birru yang didownload baru 100 kali. Aplikasi itu dikembangkan Natieva Global Inc untuk belajar bahasa Inggris.

Selanjutnya, aplikasi Eduka dengan pengembang Media Eduka, dan Ganeca Digital yang dikembangkan Ganeca Digital. Masing-masing aplikasi per tanggal 26 September baru didownload sekitar 1.000 kali.


Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 381.910
    Sembuh : 305.100
    Meninggal : 13.077
    Dirawat : 63.733

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV