Dugaan Investasi Bodong, Korban EDCCash Bakal Polisikan CEO

15 Apr 2021, 09:12:55 WIB Kriminal
Dugaan Investasi Bodong, Korban EDCCash Bakal Polisikan CEO

Sejumlah korban investasi bodong perusahaan E-Dinar Coin (EDC) Cash akan melaporkan CEO perusahaan itu, Abdulrahman Yusuf ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait dugaan penggelapan dan penipuan.

Sejauh ini, laporan itu belum rampung dibuat lantaran penyidik masih meminta para pelapor untuk melengkapi sejumlah barang bukti.

"12 klien saya melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan diduga dilakukan oleh terlapor A. Jadi klien saya ini member dari EDC Cash yang sudah dinyatakan oleh OJK investasi bodong," kata kuasa hukum para pelapor, Abdul Malik di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (14/4).

Baca Lainnya :

"Penyidik minta bukti transfer pembelian koin. Jadi harus print di bank," tambahnya.

Dia mengatakan bahwa perusahaan itu diduga telah memakan korban hingga puluhan ribu orang dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Namun, saat ini pihaknya baru mengadvokasi 12 orang yang menjadi korban dalam mekanisme investasi perusahaan tersebut. Abdul menjelaskan, kliennya sempat mendatangi rumah terlapor hingga manajemen untuk menemukan titik temu.

"Jadi saya datang ke sini untuk melaporkan dan meminta perlindungan hukum," kata dia.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.739.750
    Sembuh : 1.600.857
    Meninggal : 48.093
    Dirawat : 90.800

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok