Dokter Tirta Sebut Kerumunan Jokowi Tak Relevan Disanksi

24 Feb 2021, 19:27:47 WIB Metropolitan
Dokter Tirta Sebut Kerumunan Jokowi Tak Relevan Disanksi

Relawan Peduli Pencegahan Covid-19 Tirta Mandira Hudhi atau lebih akrab disapa Dokter Tirta menilai sanksi kerumunan tak relevan bila diterapkan pada kasus kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa kemarin (23/2).

Kerumunan Jokowi jadi sorotan lantaran terjadi ditengah pandemi virus corona. (Covid-19) yang mana seharusnya warga menjaga jarak satu sama lain.

"Jadi kembali untuk penerapan sanksi kerumunan menurut saya sudah tidak relevan untuk ditegakkan," kata Tirta melalui video yang diunggah dari akun Instagram @dr.tirta. CNNIndonesia.com telah diberi izin mengutip unggahan tersebut.

Baca Lainnya :

Tirta menilai kerumunan warga itu terjadi secara spontan, bukan datang karena ada undangan. Menurutnya, itu terjadi lantaran Jokowi merupakan tokoh yang berpotensi mengundang kerumunan di setiap aktivitas kerjanya.

"Pak Presiden tidak pernah mengajak bagi mereka-mereka untuk datang, tapi antusias warga. Dan hal ini seharusnya menjadi refleksi bagi tim protokoler untuk lebih berhati-hati mengatur agenda bapak presiden di lapangan," ucapnya.

Tirta justru mengapresiasi Jokowi yang tetap mengimbau warga NTT untuk tetap memakai masker saat kerumunan terjadi.

Relawan Peduli Pencegahan Covid-19, Dokter Tirta menilai kerumunan warga saat menyambut Presiden Jokowi di NTT tak relevan jika diberi sanksi meski terjadi di tengah pandemi (Screenshot via instgram dr.tirta).

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.583.182
    Sembuh : 1.431.892
    Meninggal : 42.906
    Dirawat : 108.384

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook