Din Syamsuddin: Kesalahan Bukan Pada Nadiem Makarim, Tapi Presiden Jokowi

29 Jul 2020, 21:08:21 WIB Politik
Din Syamsuddin: Kesalahan Bukan Pada Nadiem Makarim, Tapi Presiden Jokowi

Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim tentang Program Organisasi Penggerak (POP) dinilai sebagai kebijakan yang tidak bijak dan tidak populis (merakyat).

Meski begitu, kesalahan mendasar atas kemunculan program ini bukan terletak pada sosok Nadiem Makarim melainkan orang yang menunjuknya sebagai Menteri, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Begitu disampaikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (29/7).

Baca Lainnya :

"Kesalahan bukan pada Nadiem Makarim. Yang sangat bersalah dan patut dipersalahkan, serta harus bertanggung jawab, pada pendapat saya, adalah Presiden Jokowi sendiri. Dialah yang berkeputusan mengangkat seorang menteri," ujarnya.

Menurut Din Syamsuddin, Nadiem Makarim hanya seorang anak muda yang mungkin karena lebih banyak berada di luar negeri dan tidak cukup mafhum dan memiliki pengetahuan serta penghayatan tentang masalah dalam negeri.

"Dan hanya memiliki obsesi yang tidak menerpa di bumi," kata Din Syamsuddin.

Adapun terkait Presiden Jokowi yang telah memilih Nadiem sebagai Mendikbud sudah selayaknya diminta pertanggungjawaban. Sebab, keputusan mengangkat seorang menteri walaupun menyempal dari fatsun politik sedianya turut disalahkan.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 278.722
    Sembuh : 206.870
    Meninggal : 10.473
    Dirawat : 61.379

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia