Derita ABK WNI Kerja di Kapal Cina, Berdiri 30 Jam, Gaji Cuma Rp1,8 Juta Per 13 Bulan

07 Mei 2020, 05:58:18 WIB Internasional
Derita ABK WNI Kerja di Kapal Cina, Berdiri 30 Jam, Gaji Cuma Rp1,8 Juta Per 13 Bulan

Para anak buah kapal asal Indonesia diduga mengalami perbudakan di kapal nelayan asal China. Beberapa dari mereka sakit dan meninggal dunia, lalu jasadnya dilarung di lautan. 

Laporan ini disampaikan stasiun televisi Korea SelatanMBC News pada Selasa (5/5). Dalam laporan tersebut, para ABK WNI berada dalam lingkungan seperti perbudakan. 

Beberapa WNI mengakuinya langsung dalam siaran MBC News tersebut dengan wajah diburamkan dan suara disamarkan. Mereka mengaku bekerja berdiri 30 jam sehari untuk menangkap ikan. 

Baca Lainnya :

"Waktu kerjanya, berdiri itu 30 jam. Setiap 6 jam makan, nah jam makan ini dimanfaatkan oleh kami hanya untuk duduk," kata seorang ABK WNI. 

Mereka juga mengakui diskriminasi yang diterima ABK WNI. Di kapal tersebut, ABK China meminum air botolan dari darat, sementara para WNI minum air laut yang disuling. Setiap kali minum air tersebut, mereka mengaku sakit. 

"Pusing, memang enggak bisa minum air itu sama sekali. Pernah, kaya ada dahak," kata ABK WNI lainnya. 

Untuk pekerjaan di lautan selama 13 bulan, lima orang ABK WNI di kapal tersebut mengaku hanya menerima USD 120 atau Rp 1,8 juta.  

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

  • Positif Corona hingga hari ini : 22.750 kasus, Meninggal: 1.391, Sembuh : 5.642

    🕔25 Mei 2020

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - 100 Hari Jago Marketing, sambil Donasi Rumah Quran
kanan - Bantu Ibu Ini Merawat Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - 100 Hari Jago Marketing, sambil Donasi Rumah Quran
kanan - Bantu Ibu Ini Merawat Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa