Data Inflasi AS Mengkhawatirkan, Investor Mulai Tinggalkan Wall Street

13 Jun 2022, 20:29:44 WIBInternasional
Data Inflasi AS Mengkhawatirkan, Investor Mulai Tinggalkan Wall Street

Data inflasi Amerika Serikat (AS) yang mengkhawatirkan telah membuat investor mulai meninggalkan Bursa Wall Street. 

Hal itu, telah memicu penurunan ganda pada pasar saham dan obligasi, karena investor memperkirakan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) akan membuat kebijakan pengetatan paling agresif dalam beberapa dekade terakhir.

Reuters melaporkan, Bursa Wall Street sepekan menunjukkan penurunan signifikan pada pasar saham dan obligasi. Indeks acuan S&P 500 (SPX) turun hampir 3 persen, atau mencapai 18,2 persen sepanjang tahun ini. 

Baca Lainnya :

Imbal hasil pada benchmark Treasury 10 tahun mencapai level tertinggi sejak awal Mei. Patokan untuk suku bunga hipotek dan instrumen keuangan lainnya, meningkat lebih dari dua kali lipat.

Kepala Strategi Pasar di LPL Financial, Ryan Detrick, mengatakan hasil data inflasi yang diumumkan pemerintah pada Jumat (10/6/2022), mengecewakan dan membuat khawatir investor. 

"Ketakutan atas inflasi dan potensi dampak keuntungan di Perusahaan Amerika menambah kekhawatiran bagi investor di sini," kata Ryan Detrick, seperti dikutip Reuters.

Saham dan obligasi kini jatuh hampir sepanjang tahun karena kebijakan The Fed yang lebih ketat mengangkat imbal hasil dan mengurangi selera risiko, memukul investor yang mengandalkan gabungan dari dua aset untuk menahan penurunan dalam portofolio mereka.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook