Daripada Sibuk Bikin Kalung Anticorona, Lebih Baik Mentan Fokus Ketersediaan Dan Ketahanan Pangan

06 Jul 2020, 12:39:33 WIB Politik
Daripada Sibuk Bikin Kalung Anticorona, Lebih Baik Mentan Fokus Ketersediaan Dan Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, diharapkan lebih fokus soal ketersediaan dan ketahanan pangan dibanding ingin memproduksi kalung antivirus corona.

Menurut Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, Syahrul Yasin Limpo merupakan salah satu Menteri Joko Widodo yang berbicara asal-asalan.

"Menteri Pertanian ini menteri kesekian dari menteri-menteri Jokowi yang asal ngomong, nggak pakai mikir panjang soal Covid-19. Contoh lainnya Menkes, Mendagri, Menkopolhukam, Menko Marves, dan lain-lain," ucap Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/7).

Baca Lainnya :

Lebih baik, kata mantan Sekjen ProDEM ini, mentan lebih fokus pada ketersediaan dan ketahanan pangan karena pandemik Covid-19 belum berakhir.

"Urus sajalah soal ketersedian dan ketahanan pangan selama pandemik ini belum berakhir dan bagaimana caranya masyarakat bisa mendapatkan pangan dan alternatif pangan yang murah dan mudah didapat," jelas Satyo.

Selain itu, lanjut Satyo, pernyataan Mentan tersebut akan berpotensi mispersepsi di tengah masyarakat atas klaim yang belum teruji tersebut.

"Pernyataan Menteri Pertanian selain membuat distorsi dalam upaya menanggulangi pandemik Covid-19 juga berpotensi membuat mispersepsi di tengah masyarakat, sebab klaim tersebut menyesatkan. Karena kalung ajaib tersebut belum lolos uji klinis sebagai antivirus Covid-19," terang Satyo.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 4.206.253
    Sembuh : 4.020.801
    Meninggal : 141.381
    Dirawat : 44.071

Berita Populer

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
kanan - MYPIN DELIVERY
kanan - Emiisc