Dampak Resesi AS ke Indonesia: Tekstil Terpukul, Rupiah Kuat

01 Agu 2020, 05:47:13 WIB Ekonomi
Dampak Resesi AS ke Indonesia: Tekstil Terpukul, Rupiah Kuat

Amerika Serikat masuk ke jurang resesi dengan perekonomian terkontraksi 32,9 persen pada kuartal II 2020, menyusul pertumbuhan minus 5 persen pada kuartal I 2020. Kondisi ini menempatkan AS ke ekonomi terburuk sejak 1947

Resesi ekonomi ini terjadi setelah penyumbang utama ekonomi AS yaitu konsumsi rumah tangga merosot 34,6 persen secara tahunan.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyebut resesi AS akan berdampak pada perdagangan Indonesia. Pasalnya, AS merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua setelah China.

Baca Lainnya :

Melansir Kementerian Perdagangan, 11,42 persen dari total ekspor non-migas RI berasal dari AS. Sementara, untuk periode Januari-Mei 2020, AS menyerap 11,84 persen dari total ekspor non-migas Indonesia.

"Tentu ketika mereka mengalami resesi, konsumsi dan permintaan akan produk-produk kita akan menurun. Saya kira akan jadi masalah untuk barang-barang ekspor ke AS," ucapnya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (31/7).

Tauhid mengatakan beberapa komoditas utama yang selama ini mengandalkan pasar AS seperti tekstil, elektronik, produk nabati, dan beberapa produk berbasis sumber daya alam lainnya akan mengalami pukulan terberat.

Dia mengatakan penurunan permintaan telah terasa sejak kuartal pertama tahun ini, setelah perdagangan dengan AS menurun 7 persen sejak Januari lalu.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

  • Positif Corona hingga hari ini : 121.226 kasus, Meninggal: 5.593, Sembuh : 77.557

    🕔08 Agu 2020

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG