Cara Cepat Pulih Usai Kena Ghosting Menyakitkan

08 Mar 2021, 05:44:03 WIB Gaya Hidup
Cara Cepat Pulih Usai Kena Ghosting Menyakitkan

Vilhauer menyarankan sebaiknya kita selektif dengan orang-orang yang ditemui saat akan berinteraksi. Ghosting akan semakin mudah dilakukan jika tidak berada di lingkaran teman yang sama.

Gili Freedman, orang yang meneliti bahasa penolakan di St. Mary's College of Maryland, dalam makalahnya tahun 2018 mengungkapkan bahwa ghosting sangat berkaitan dengan perasaan tentang masa depan bersama pasangan, atau apakah kita menganggap pasangan adalah 'satu-satunya'.

"Jika Anda bersama seseorang dan menyadari bahwa dia bukanlah orang yang tepat, Anda akan berpikir bahwa tidak ada gunanya berusaha, lalu Anda menghilang. Orang-orang ini percaya bahwa hubungan akan berhasil atau tidak," tuturnya.



Ghosting adalah perilaku seseorang yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak dan memutus kontak komunikasi tanpa alasan yang jelas. (Foto: Ed Gregory/Stokpic)

Orang-orang tampaknya berpikir bahwa ghosting dalam persahabatan lebih dapat diterima daripada hubungan romantis, terlepas dari takdir kepercayaan.


Jadi jika Anda pernah mengalami ghosting dalam hubungan asmara, jangan pernah patah semangat. Saat mengalami di-ghosting, mungkin Anda perlu waktu, penyelesaian adalah hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada diri sendiri.


Tak lagi melakukan kontak adalah rekomendasi untuk memulihkan perasaan menyakitkan usai kena ghosting.


"Segera setelah Anda curiga telah di-ghosting, jangan menghubungi," saran penulis buku "Ghosted" Rosie Walsh. "Tidak peduli apa yang mereka lakukan, berapa kali mereka kembali, Anda harus menahan rasa sakit sekaligus menutup akses ke mereka. Ketika seseorang me-ghosting, artinya Anda ditolak--itu hanya versi yang tidak sopan," katanya.

Menurutnya, kena ghosting adalah tindakan yang cukup memalukan. Untuk itu ia menyarankan agar tak mengejar pihak yang melakukan ghosting, sehingga rasa sakit itu akan pulih lebih cepat.

Di sisi lain, Freedman menyebutkan salah satu cara untuk menghindari siklus ghosting adalah dengan mengubah cara kita dalam menolak orang.

"Jalan tengah yang baik adalah secara eksplisit menolak seseorang dan mengatakan kepada mereka 'tidak', bukan 'saya minta maaf," katanya.

Meski terdengar kasar, namun cara itu diyakini lebih baik daripada dibiarkan. Cara penolakan itu juga lebih baik untuk harga diri, kadar stres, hingga tekanan darah.[SB]

<< Kembali ke Halaman Sebelumnya




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.739.750
    Sembuh : 1.600.857
    Meninggal : 48.093
    Dirawat : 90.800

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
kanan - Ied Mubarok