Bung Karno dan Pelacur Kesayangannya

17 Jul 2020, 08:56:16 WIB Tokoh
Bung Karno dan Pelacur Kesayangannya

Para pelacur hari ini seperti menjadi warga negara kelas dua. Mereka dimusuhi pemerintah, diusir dari tempat-tempat mangkalnya, tanpa pernah dipikirkan akan jadi apa setelahnya.

Nah, saya akan ceritakan tentang cara pandang  Bung Karno kepada para pelacur. Juga bagaimana ia berinteraksi dengan mereka.

Ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) di Bandung, Bung Karno merekrut sekitar 600 lebih pelacur untuk dijadikan anggota. Bung Karno sangat sayang kepada mereka.

Baca Lainnya :

Ide gila Bung Karno itu sempat diprotes anggota lelaki. Salah satunya Ali Sastroamidjojo, yang kelak menjadi perdana menteri ketika Indonesia merdeka.

“Sangat memalukan,” keluh Ali. “Kita merendahkan nama dan tujuan kita dengan memakai perempuan sundal. Maafkan, saya memakai nama itu (sundal). Ini sangat memalukan.”

“Kenapa?” Bung Karno balik bertanya, seperti diceritakan dalam buku otobiografinya. “Mereka jadi orang revolusioner yang terbaik. Saya tidak mengerti pendirian Bung Ali yang sempit.”

“Ini melanggar susila,” kata Ali ngotot.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 377.541
    Sembuh : 301.006
    Meninggal : 12.959
    Dirawat : 63.576

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV