Bukti Islamofobia Juga Terjadi di Indonesia, Sikap Umat?

28 Okt 2020, 05:57:45 WIB Dunia Islam
Bukti Islamofobia Juga Terjadi di Indonesia, Sikap Umat?

Diktum “Islamofobia”. Diktum ini dalam dua dekade terakhir, telah membuat kita tak bisa tidur nyenyak. Islam dan pemeluk nya kerap dipersalahkan, disudut kan, dan dijadikan stempel untuk hal-hal yang destruktif. Islamofobia akan selalu menjelma branding topic yang tiada henti.

Yang paling mutakhir dan berhubungan erat secara sublim dengan tradisi serta situasi keberagamaan kita adalah masalah tuduhan telah hilangnya toleransi, terutama dalam tradisi kehidupan umat beragama, di negeri ini. Tudingan sepihak yang sarat nuansa insinuasi itu muncul di forum tahunan HAM PBB.

Banyak di antara kita yang memiliki keyakinan sama bahwa tudingan itu telah sekian lama menjelma menjadi sebuah mindset di benak mereka, tetapi tengah menunggu justifikasi dari dalam negeri Indonesia sendiri. Laporan seputar Ahmadiyah, pendirian gereja Yasmin, Irshad Manji, dan Lady Gaga belakangan dijadikan alat melegalkan tudingan itu.

Baca Lainnya :

Di luar tema-tema itu, belakangan harmoni umat terancam tercabik-cabik lagi gara-gara diterbitkannya sebuah buku yang di beberapa halaman memuat hinaan serta pelecehan membabi buta terhadap Nabi Muhammad SAW. Beruntung aparat kepolisian segera mengambil tindakan dan pihak penerbit menyatakan penyesalan mendalam. Sehingga dengan begitu, kasusnya langusng diproses secara hukum.

Kini, sebagaimana selalu kita yakini akan datangnya kebenaran, terbitnya buku tersebut justru menunjukkan belangnya sendiri bahwa tudingan intoleransi Dewan HAM PBB kepada Indonesia tidak benar karena yang terjadi malah sebaliknya.

Bedanya, kalau tuduhan PBB itu dari dalam Indonesia dibawa keluar, sedangkan buku itu dari luar dibawa ke dalam Indonesia. Sudah barang pasti peristiwa ini secara signifikan telah menyadarkan umat Islam bahwa Islamofobia (kebencian terhadap Islam) memang riil adanya. Tidak bisa dibantah dan akan terus terjadi tiada henti. 

Tahun 1963-1964, misalnya, betapa Allah SWT, Alquran, Rasulullah SAW dihujat habis-habisan secara terbuka melalui panggung lembaga kesenian rakyat —dilakukan Lembaga Kebudayaan Rakyat (LEKRA), organisasi underbow PKI— yang kemudian melahirkan UU No 1/1965 tentang larangan penodaan agama.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 569.707
    Sembuh : 470.449
    Meninggal : 17.589
    Dirawat : 81.669

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia