Bamsoet Waspadai Cadangan Devisa RI Tergerus Akibat Bayar Utang dan Bunganya

16 Agu 2022, 14:10:55 WIBEkonomi
Bamsoet Waspadai Cadangan Devisa RI Tergerus Akibat Bayar Utang dan Bunganya

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyebut pemerintah perlu mewaspadai pembayaran kupon dan utang jatuh tempo dapat berdampak kepada pengurangan cadangan devisa negara.

Hal ini seiring dengan adanya potensi krisis global. Dia memaparkan tantangan yang harus dihadapi pemerintah di sektor fiskal adalah normalisasi defisit anggaran kurang dari 3 persen, menjaga proporsi utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan keberlanjutan pembiayaan infrastruktur.

Sementara di segi moneter, tantangan terbesar adalah mengendalikan laju inflasi, menjaga cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar Rupiah.

Baca Lainnya :

Bamsoet mengatakan, penyusunan prioritas dan re-alokasi anggaran secara tepat diperlukan sebagai strategi jangka pendek dalam menghadapi potensi krisis global.

"Kebijakan burden sharing tidak hanya dengan moneter, tetapi juga dengan dunia usaha, dapat menjadi opsi dalam upaya pembiayaan ketidakpastian di masa mendatang," ujarnya dalam Sidang Tahunan MPR/DPR RI, Selasa (16/8).

Dia melanjutkan, selain strategi jangka pendek dalam menyusun anggaran negara, pemerintah juga perlu menyusun strategi jangka panjang, yakni perencanaan pembayaran utang setidaknya untuk 30 tahun ke depan.

Menurut Bamsoet, peningkatan utang yang signifikan menimbulkan beban pembayaran bunga tambahan. Hal ini pun harus dilakukan bersamaan dengan memastikan kondisi fiskal dan moneter tetap terjaga

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook