Apple Masuk Bisnis Pay Later, Siapa Tersingkir?

11 Jun 2022, 05:31:00 WIBTeknologi
Apple Masuk Bisnis Pay Later, Siapa Tersingkir?

Langkah Apple masuk ke industri "beli sekarang, bayar nanti" alias pay later rupanya menarik perhatian pesaing perusahaan fintech yang memelopori tren tersebut.

Cara ini menempatkan pemain lawas seperti PayPal, Affirm dan Klarna ketar-ketir. Ketakutannya adalah bahwa Apple dapat menarik banyak pengguna sehingga mereka meninggalkan layanan yang sudah ada.

Pasar pay later sendiri sudah menunjukkan tanda-tanda masalah. Bulan lalu, Klarna memberhentikan 10% dari tenaga kerja globalnya, mereka menyalahkan perang di Ukraina dan kekhawatiran akan resesi.

Baca Lainnya :

Tiga kali lipat kenaikan inflasi, suku bunga yang lebih tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang melambat telah membuat masa depan industri ini diragukan.

"Ini akan berakhir dalam masalah karena kredit selalu harus dilonggarkan dan dibayar kembali," kata CEO perusahaan fintech Inggris ClearBank, Charles McManus, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (10/6/2022).

McManus mengatakan sektor ini mendorong orang ke dalam utang yang tidak mampu mereka bayar, karenanya industri ini harus diatur.

Sementara, Sebastian Siemiatkowski, CEO Klarna, menyebut peluncuran Apple Pay Later menandai kemenangan besar bagi konsumen di seluruh dunia.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Berita Populer

kanan - bataroster.com
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook