Anies akan Sanksi Ojol yang Bandel Bawa Penumpang

14 Apr 2020, 06:04:34 WIB Metropolitan
Anies akan Sanksi Ojol yang Bandel Bawa Penumpang

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan sanksi kepada pengemudi ojek daring (ojol) yang masih bandel membawa penumpang saat Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Anies akan melibatkan polisi untuk menegakan aturan itu.

"Kalau motor mengangkut penumpang untuk usaha itu dilarang. Ini yang akan kita tegakkan. Jajaran Kepolisian dan Pemprov akan mengintensifkan razia dalam konteks itu (ojol)," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers di Balai Kota, Senin.

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), angkutan roda dua berbasis aplikasi itu memang hanya diperbolehkan untuk mengangkut barang, bukan untuk membawa penumpang.

Baca Lainnya :

Sementara itu, sepeda motor masih tetap diperbolehkan berboncengan dengan syarat pengendara dan penumpang harus satu alamat selama PSBB.

Namun aturan itu sedikit berbeda dengan beleid yang dibuat Plt Menhub Luhut Binsar Panjaita. Di dalam Permenhub no 18 tahun 2020, masih ada klausul yang memungkinan Ojol mengangkut penumpang.

Aktivitas masih ramai

Anies mengakui, pada hari keempat PSBB di Jakarta, ternyata masih ada pergerakan aktivitas yang cukup padat. Lalu lintas pun kembali ramai di kawasan Jakarta.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

  • Positif Corona hingga hari ini : 121.226 kasus, Meninggal: 5.593, Sembuh : 77.557

    🕔08 Agu 2020

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - IG