Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Israel Diserang Rudal dari Yaman, Roket dari Gaza

Maret 26, 2025 Last Updated 2025-03-25T19:54:51Z


Militer Israel pada Senin (24/3/2025) mengumumkan berhasil mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman ke arah Tel Aviv. Serangan ini menjadi yang keenam kalinya dilakukan oleh kelompok Houthi sejak Israel kembali menggempur Jalur Gaza.


"Setelah sirene berbunyi beberapa saat yang lalu di beberapa daerah di Israel, sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman dicegat sebelum melintasi wilayah Israel," demikian pernyataan militer Israel seperti dikutip AFP, Selasa (25/3/2025).


Beberapa ledakan pelan terdengar dari kejauhan di Yerusalem, menurut laporan wartawan AFP yang berada di lokasi.


Rudal itu disebut menargetkan Bandara Ben Gurion di dekat Tel Aviv. Houthi—kelompok bersenjata yang didukung Iran—kemudian mengeklaim bertanggung jawab atas serangan itu sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.


Sejak meletusnya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023, Houthi diketahui telah menargetkan kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden.


Serangan dari Yaman ini kembali meningkat setelah masa tenang sejak gencatan senjata di Gaza pada Januari 2025 berakhir.


Tak hanya dari Yaman, Israel juga menghadapi serangan dari Jalur Gaza. Dua proyektil ditembakkan pada hari yang sama, hanya beberapa hari setelah Israel kembali melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah tersebut pada 18 Maret 2025.


"Setelah sirene berbunyi pada pukul 19.02 di permukiman dekat Jalur Gaza, dua proyektil yang melintasi wilayah Israel dari Jalur Gaza berhasil dicegat oleh Angkatan Udara Israel," lanjut pernyataan militer.


Brigade Al Quds, sayap bersenjata dari Jihad Islam yang merupakan sekutu Hamas, mengaku bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.


Mereka menargetkan kota-kota Sderot, Netiv Ha'asara, dan Zikim yang berada di tepi utara Jalur Gaza.


Di tengah meningkatnya eskalasi, korban jiwa terus bertambah. Kementerian Kesehatan Gaza yang dikuasai Hamas melaporkan sedikitnya 730 orang tewas sejak Israel kembali menggencarkan serangan.


Sebanyak 57 korban di antaranya tewas hanya dalam 24 jam terakhir.

×