Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Terbaru

Desember 25, 2024 Last Updated 2024-12-25T07:27:16Z


Cek di bawah ini daftar penyakit yang tak ditanggung BPJS Kesehatan terbaru.


BPJS menjadi program kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat Indonesi. Program ini bersifat wajib diikuti.


Dengan program ini, maka masyarakat yang sakit tidak perlu membayar saat berobat ke RS sakit yang sudah menjadi rekan BPJS.


Seperti asuransi pada umumnya, BPJS Kesehatan juga mengharuskan masyarakat membayar iuran per bulan sesuai dengan kelasnya.


Namun, BPJS Kesehatan tidak menanggung semua biaya pengobatan penyakit. Ada beberapa penyakit yang pengobatannya tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.


Manfaat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sudah diatur di dalam pasal 52 Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.


Dalam beleid itu, disebutkan 21 macam pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.


Hingga bulan Desember 2024 ini, beleid tersebut belum mengalami perubahan.


Berikut adalah 21 penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan tahun 2024:

Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS

Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat

Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja

Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta

Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri

Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik

Pelayanan untuk mengatasi infertilitas

Pelayanan meratakan gigi atau ortodonsi

Gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol

Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri

Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan

Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen

Alat dan obat kontrasepsi, kosmetik

Perbekalan kesehatan rumah tangga

Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah

Pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah

Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial

Pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia

Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan


Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.

×