Menteri
Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate selesai diperiksa Kejaksaan Agung
(Kejagung) RI, Selasa (14/2/2023) lalu.
Johnny G. Plate
diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyediaan Base Transceiver
Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI
Kominfo Tahun 2020-2022.
Belakangan ini,
Kejagung membuka suara terkait potensi status Plate naik jadi tersangka.
Direktur
Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan
Agung, Kuntadi mengatakan kemungkinan tersebut terlalu dini dan masih terlalu
jauh dengan proses penyidikan yang masih berlangsung.
Namun, Presiden
Joko Widodo tidak mengambil waktu lama untuk menunggu dan segera memberikan
peringatan.
Berpeluang Sapu
Bersih Nasdem dari Kabinet
Dilansir dari
Suara.com, Jokowi dikabarkan sudah menyiapkan Menkominfo baru, yakni Wishnutama
Kusubandio dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai Ad Interim
Menkominfo.
Pengamat
komunikasi politik, sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion
(IPO) Dedi Kurnia Syah menanggapi isu reshuffle Plate.
Menurut Dedi,
kabar pencopotan Plate dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
berpeluang menyapu bersih menteri yang berasal dari Nasdem.
"Itu
(pencopotan Plate dari Kemkominfo) sangat mungkin ya (menyapu bersih menteri
dari Nasdem)," kata Dedi dinukil dari Suara.com, Jumat (17/2/2023).
Selain Plate,
ada dua kader Partai Nasdem yang diberikan kursi di kabinet kerja Jokowi.
Kedua kader
tersebut adalah Syahrul Yasin Limpo yang menjabat Menteri Pertanian dan Siti
Nurbaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).[sb]